Kajian Timur Tengah

Beranda » Syria » Diskusi Soal Jihad Syria

Diskusi Soal Jihad Syria

New Release 2013

Prahara Suriah

New Release (2013)

"journey to iran"
"doktor cilik"
"princess nadeera"
"doktor cilik"
ahmadinejad

Dina Y. Sulaeman

A: Pejuang di Syria itu sedang berjihad untuk menumbangkan rezim Assad yang zalim dan kafir. Masak kamu gak setuju sama mereka? Kamu ini Islam, bukan?

B: Ya deh, kalau memang benar Bashar Assad itu zalim, memang harus digulingkan. Tapi kok mujahidin meledakkan bom-bom di tempat publik? Apa itu bukan terorisme?

A: Tentara Assad itu kan kejam dan brutal banget! Ya harus dilawan dengan keras dong!

B: Kalau yang kejam tentara, kok bom diledakkan di universitas, di pom bensin, di wilayah penduduk dan dekat sekolahan, bahkan di jalan yang dilalui konvoi pasukan perdamaian PBB? Ini terorisme kan?

A: Kalau mujahidin dibilang teroris, emangnya Assad bukan teroris gituh? Selama 40 tahun pejuang Sunni di Syria ditangkapi dan dibunuh, apa itu bukan teroris?

B:  Begini yaaa… Bayangkan bila Angelina Sondakh memrotes hakim, “Pak Hakim, jangan sebut saya koruptor. Itu Bapak X, kan juga korupsi? Bahkan jauh lebih banyak daripada saya. Mengapa dia tidak diadili dan tidak disebut koruptor? Jadi, saya ini bukan koruptor!”

Kita pasti mengerutkan kening. Apa hubungannya Angie dengan Bapak X? Kalau Bapak X korupsi, ya salah dan harus diadili. Tapi saat ini, kan Angie yang sedang diadili, dan dia terbukti melakukan korupsi, sehingga pantaslah dia disebut koruptor. Angie tidak bisa dianggap BUKAN koruptor hanya dengan alasan ‘orang lain toh juga korupsi’. Ya kan?

Jadi, kalau pun benar Assad teroris, itu tidak bisa jadi alasan pembenaran bagi para mujahidin untuk melakukan aksi-aksi pembantaian sadis dan pengeboman bunuh diri, atau peledakan bom mobil. Apalagi, akhir-akhir ini mereka sudah pakai senjata kimia segala. Naudzubillah min dzalik. Apa ini yang diajarkan oleh Islam dalam bab hukum perang?

A: Ah, itu fitnah! Yang ngebom-ngebom itu kan tentaranya Assad yang menyamar! Kita harus tabayun dulu! Mana buktinya yang ngebom itu adalah mujahidin?

B: Oh… jadi kalau yang keliatan salah itu mujahidin, kita  harus tabayun, tapi kalau ada info-info soal kebrutalan Assad ditelan mentah-mentah tanpa perlu tabayun? Coba ingat lagi, betapa banyak foto disebarluaskan dengan judul ‘korban kebrutalan Assad’ dan akhirnya terbukti itu foto-foto kejadian di Gaza atau Irak? Mengapa kamu langsung percaya pada semua foto itu dan langsung tekan tombol ‘share’ dengan tanpa tabayun? Fakta bahwa yang ngebom-ngebom itu pasukan jihad sudah diakui oleh mereka sendiri kok! Browsing aja kalau gak percaya! Video-video pembantaian yang mereka lakukan juga lengkap tersedia di internet. Laporan dari tim pencari fakta PBB juga menyebutkan demikian.

A: Pokoknya rezim thogut Assad harus tumbang!

B: Yeee..balik lagi. Iyaaa.. monggo ditumbangkan, tapi kok pakai bom bunuh diri dan pembantaian sadis terhadap orang tak bersenjata? Emang dosa apa itu anak-anak sekolahan kok sampai dibom segala? Itu kan terorisme?

A: Siapa bilang mujahidin melakukan itu? Tabayun dulu dong! Itu PASTI kerjaannya Assad!

B: *pingsan*

 

——————

Note: logika aneh ala “Angie” ini dipakai oleh para jihadist Syria. Misalnya, Abu Adnan, angota Jabhah Al Nusrah yang diwawancarai oleh Rania Abuzeid dari majalah Time:

Abu Adnan membela beberapa video yang baru-baru ini [tersebar], termasuk seorang anggota Jabhah al-Nousra yang menembak mati seorang loyalis Assad yang tidak bersenjata. “Kami menahan mereka, menyuruh mereka berbaris, lalu membunuh mereka. Mereka adalah pasukan yang memerangi kami. Jadi,apa ini [disebut] terorisme, dan kita lupakan pemerintah yang telah meneror rakyat selama 40 tahun?” katanya.[1]

[1] world.time.com/2012/12/25/interview-with-a-newly-designated-syrias-jabhat-al-nusra/

Iklan

Arsip 2007 ~ Sekarang

%d blogger menyukai ini: