Kajian Timur Tengah

Beranda » Syria » Foto Palsu MHTI?

Foto Palsu MHTI?

New Release 2013

Prahara Suriah

New Release (2013)

"journey to iran"
"doktor cilik"
"princess nadeera"
"doktor cilik"
ahmadinejad

Di FP Muslimah For Khilafah (Kantor Juru Bicara Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia), diposting foto dan press release berikut ini:

Hizbut Tahrir Menyelenggarakan Seminar Perempuan yang Krusial:

“Bersegera Menegakkan Khilafah Untuk Melindungi Para Perempuan Mulia Syam”

Dengan dukungan ulama Ushul Fiqh terkemuka, politisi ulung, dan pemikir ternama Ata Ibnu Khalil Abu Arrashtah, Amir Hizbut Tahrir, Hizbut Tahrir akan menyelenggarakan seminar perempuan yang sangat penting pada tanggal 27 April 2013di Amman, Yordania untuk membicarakan penderitaan perempuan dan anak-anak Suriah yang menyayat hati serta menyajikan solusi efektif untuk segera mengakhiri pembantaian yang dilakukan oleh rezim tiran Ash-Sham. Acara yang khas dan belum pernah terjadi sebelumnya dengan tema ”Bersegera Menegakkan Khilafah untuk Melindungi Perempuan Mulia Syam” adalah forum pertemuan tokoh perempuan yang pertama kali diadakan dan bertujuan untuk memfokuskan perhatian dunia, khususnya pada penderitaan dan kebrutalan luar biasa yang dialami oleh perempuan dan anak-anak Suriah di tangan pembunuh massal Bashar Al-Assad dan rezim Ba’athistnya yang kufur… [dst]

MHTI

Saya tidak akan mengomentari pemikiran MHTI soal Syria (analisis saya soal Syria sudah banyak saya tulis, silahkan baca di blog ini, menu kategori ‘Syria’, klik ini). Saya hanya ingin memberitahukan bahwa foto-foto yang dipakai MHTI untuk poster itu ternyata foto palsu.

Perhatikan foto ini:

66853_511902208872410_1379661191_n

Ini adalah foto yang diambil dari situs Baghdad Council. Wanita di foto itu adalah wanita Irak yang sedang meratapi kematian anggota keluarganya yang tewas dibunuh teroris. Foto asli bisa lihat di sini.

Dan foto ini:

asli

Ini adalah foto bayi di reruntuhan gempa di Azerbaijan Timur

Apa arti semua ini?

Terlalu sulitkah buat MHTI mencari foto ‘asli’ korban kejahatan Assad? Mengapa MHTI meniru langkah BBC: memakai foto korban terorisme di Irak dan menyebutnya korban pembantaian Assad di Houla?

Apakah menegakkan kebenaran dibolehkan dengan menggunakan kebohongan? [Belum lagi bila kita bicara soal aksi terorisme para pejuang ‘jihad’: apakah dibolehkan mendirikan khilafah dengan cara meledakkan bom di tempat-tempat publik serta berbagai pembunuhan sadis?]

Kalaupun dijawab ‘tidak tahu’ dan ‘tidak sengaja’, maka artinya,pihak MHTI dan siapapun, perlu lebih jeli lagi dalam membaca berita-berita tentang Syria. Sekali lagi, saya sudah cukup banyak menuliskannya. Silahkan membacanya di sini dan menggunakan akal yang jernih, bukan fanatisme buta pada harakah dan golongan.


يَأُيُّهَا الَّذِيْنَ ءَامَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصِيْبُوا قَومًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَى مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ

“Wahai orang-orang beriman! Jika datang kepadamu orang fasik yang membawa sesuatu berita, maka telitilah kebenarannya, agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan (kejahilan), yang akhirnya kamu menyesali perbuatanmu itu.”

(Al Quran Surat Al Hujurat ayat 6)

Sumber awal info soal foto: FP Berita Harian Suriah

Update (12/2/2014): foto dua bocah -salah satunya berbaju kuning [kiri bawah] juga ketahuan palsu, itu  bukan foto korban Suriah, tapi anak Palestina korban kejahatan Israel, sumber info dari artikel ini: HTI, Fotonya Koq Dihapus?

Iklan

Arsip 2007 ~ Sekarang

%d blogger menyukai ini: