Kajian Timur Tengah

Beranda » Politik Iran » Ahmadinejad Diculik?

Ahmadinejad Diculik?

New Release 2013

Prahara Suriah

New Release (2013)

"journey to iran"
"doktor cilik"
"princess nadeera"
"doktor cilik"
ahmadinejad
Ahmadinejad dan pasukan Sepah-e Pasdaran

Ahmadinejad dan pasukan Sepah-e Pasdaran

Sebuah berita yang terdengar aneh soal Iran dirilis Kompas, “Ahmadinejad Ditangkap Pengawal Revolusi”. Sebenarnya sekilas saja, buat yang cukup mengenal kultur politik di Iran, akan segera menangkap berita ini terlalu mengada-ada. Tapi tak apalah, iseng-iseng saya tulis sedikit, sekedar untuk membuktikan bahwa yang disebut ‘penyesatan informasi’ itu memang ada.Semoga saja kita semua bisa semakin kritis membaca berita, untuk isu apapun (bukan cuma soal Iran; ini hanya contoh kasus saja), apalagi kalau isu itu berpotensi memecah-belah kerukunan bangsa Indonesia.

Di paragraph pertama, Kompas menyebut sumbernya ‘The Guardian Express’ yang dikutip pula oleh Jerusalem Post dan Daily Beast (so, you know deh lah). Perlu diketahui, ini media berbeda dengan  The Guardian yang terkenal (dari Inggris) itu. Tapi di paragraph selanjutnya, Kompas mengaburkannya dengan menyebut ‘The Guardian’ saat mengutip informasi. Bahkan di akhir tulisan memberikan link ke The Guardian yang di Inggris. Dengan menyebut The Guardian, bobot berita memang terkesan lebih credible, karena pamor The Guardian memang beda dengan The Guardian Express dari AS itu.

Berikut ini beberapa poin berita dari Kompas dan kesalahannya (yang dalam […] dari Kompas):

[Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad ditangkap dan ditahan selama tujuh jam pada Senin (29/4/2013) lalu]. Faktanya:  Senin 29 April 2013, Ahmadinejad berada di Tabriz , sekitar 800 km dari Tehran.

[Ahmadinejad tengah dalam perjalanan pulang dari pameran buku di Teheran]

Faktanya: pameran buku di Tehran baru dibuka hari Rabu 1 Mei 2013, hari Senin 29 April 2013 belum ada pameran buku.

[ Ahmadinejad diinterogasi selama berjam-jam dalam pertemuan dengan Taeb; Asghar Hejazi, Kepala Intelijen di kantor pemimpin tertinggi]

Fakta: Hossein Taeb bukan Kepala Intelijen Pengawal Revolusi. Yang dimaksud ‘Pengawal Revolusi’ adalah Sepah-e Pasdaran, dan tidak ada ‘lembaga intelijen’ dalam Sepah-e Pasdaran, sehingga tidak ada yang disebut ‘Kantor Intelijen Pengawal Revolusi’. Nama Asghar Hejazi, Kepala Intelijen di kantor pemimpin tertinggi;  juga fiktif karena kantor pemimpin tertinggi (yang dimaksud tentunya kantor Leader/Rahbar Iran, yaitu Ayatullah Khamenei) tidak ada struktur kepala intelijennya.

[Ahmadinejad juga telah terlibat dalam perebutan kekuasaan yang sedang berlangsung dengan keluarga Larijani]

Faktanya: Memang ada bersaudara Larijani yang jadi tokoh terkenal di Iran, yaitu Dr. Ali Larijani ketua Parlemen, Ayatullah Sadeg Larijani, ulama yang menjabat Ketua Mahkamah Agung, dan Dr. Javad Larijani yang dikenal sebagai pakar matematika. Tapi mereka tidak membentuk klan, dinasti, apalagi ‘faksi’ seperti disebut Kompas: ‘sebuah faksi yang memegang beberapa kursi kunci kekuasaan di negara Timur Tengah itu.’ Terlalu mengada-ada. Dalam pilpres 2013, Larijani juga tidak ikut nyapres.

Dan, yah ada beberapa hal lain yang dipelintir, tapi terlalu detil kalau saya jelaskan dan ga penting banget buat kita. Intinya, ini bisa masuk kategori hoax. Dan pemberitaan model begini sudah sangat sering menimpa Iran.

Oiya, sumber saya dari mana? Dari temen saya orang Iran. Terserah saja, percaya atau tidak 🙂

By: Dina Y. Sulaeman

Iklan

Arsip 2007 ~ Sekarang

%d blogger menyukai ini: