Kajian Timur Tengah

Beranda » Syria » Dan Oposisi Suriah Pun Ribut…

Dan Oposisi Suriah Pun Ribut…

New Release 2013

Prahara Suriah

New Release (2013)

"journey to iran"
"doktor cilik"
"princess nadeera"
"doktor cilik"
ahmadinejad

Oposisi Suriah minimalnya ada 3 kubu: (1) kubu pendukung Khilafah (dan karenanya didukung oleh Hizbut Tahrir), terdiri dari gabungan berbagai kelompok bersenjata, antara lain Jabhah Al Nusra yang baru-baru ini terbukti berafiliasi dengan Al Qaida Irak (2) kubu ‘moderat’ (bergabung dalam Syrian National Council, bermarkas di luar negeri dan tak henti-hentinya berunding dgn Barat, sambil menyuplai senjata untuk milisi Free Syrian Army), didominasi oleh Ikhwanul Muslimin (3) kubu anti-Assad tapi juga antiperang dan anti-intervensi asing; mrk tinggal di Suriah, tergabung dalam National Coalition Body (suara mereka nyaris tak terdengar karena tidak dipedulikan media massa mainstream).

Nah, mereka ini sudah gontok-gontokan di antara mereka sendiri. Kalau kubu pertama, ributnya pake senjata (minimalnya 300 tewas di Aleppo pada pertengahan Mei). Kubu kedua, ributnya lebih ‘elegan’ karena pada pake jas keren dan di hotel mewah, dan dihadiri pejabat Amrik dan Prancis. Tapi inti keributan sih tetap saja berpusar pada jatah dan kekuasaan. Keributan tsb sempat terekam dalam video berikut ini.

Ceritanya, SNC sedang sidang di Istanbul untuk persiapan negosiasi dengan pemerintah Assad bulan depan di Jenewa. Tapi, kubu yg pro Qatar ingin agar kursi jabatan di SNC diberikan lebih banyak pada bloknya Michael Kilo (seorang Kristen liberal); tapi kalau ini dituruti, Arab Saudi diperkirakan akan menarik dukungannya. Sidang pun molor berhari-hari. Lalu di lobby hotel, Eric Chevallier, Dubes Prancis [yg kliatan frustasi] ribut dengan pejabat SNC, di rekaman video ini antara lain dialognya: “Kita kan setuju jatah 22 kursi, kok jadinya delapan, ada problem di sini”… “Lu bilang senjata akan dikurangi”… “eh..siapa bilang gitu? gw ga bilang gitu..”… “Pokoknya kita ga bisa memilih pimpinan dengan damai nih..” 😀

Hikmah buat kita bangsa Indonesia apa? Jelilah melihat konflik, jangan mau diadu jangkrik oleh kekuatan kapitalis yang sebenarnya hanya ingin mengeruk keuntungan materi dari sebuah bangsa yang sedang berseteru. Jangan sampai ada perang saudara di negeri kita ini. Amin.

Iklan

Arsip 2007 ~ Sekarang

%d blogger menyukai ini: