Kajian Timur Tengah

Beranda » Amerika » ‘Revolusi’ di Parlemen Inggris

‘Revolusi’ di Parlemen Inggris

New Release 2013

Prahara Suriah

New Release (2013)

"journey to iran"
"doktor cilik"
"princess nadeera"
"doktor cilik"
ahmadinejad

Video ini menarik banget. Kita bisa tahu bagaimana proses pengambilan keputusan di Parlemen Inggris. Argumen versus argumen, disampaikan secara efektif, nggak lebay, dan tentu saja, tanpa caci-maki. Para anggota parlemen yang pro-Israel, mendasarkan argumennya dalam mendukung invasi ke Suriah pada Holocaust (karena katanya Hitler dulu membantai Yahudi juga pakai senjata kimia).

Lalu, di menit 3:35, ada anggota parlemen yang mengingatkan bahwa dulu Israel menggunakan gas fosfor putih untuk membantai rakyat Gaza, dan Obama yang aktif mengirim drone ke Pakistan. [Menurut laporan tahun 2012, lebih dari 3000 orang tewas akibat 344 serangan drone sejak tahun 2004 (dan 292 di antaranya terjadi pada masa pemerintahan Obama: 23 Januari 2009 -2 September 2012).]

Dan yang paling seru tentu saja adu argumen antara George Galloway dengan beberapa anggota parlemen lainnya (menit ke 18:30-26:05). Seru, karena gaya bicara Galloway yang khas, berapi-api, tapi tetap ada unsur jenaka, sehingga berkali-kali menimbulkan tawa. Salah satu kalimat Galloway, “Pemerintahan Assad mungkin cukup buruk untuk melakukannya [serangan senjata kimia], tapi apa dia cukup gila untuk melakukannya di Damaskus pada hari yang sama ketika tim inspeksi PBB datang ke Damaskus?.. dan kalau dia sedemikian buruknya, mengapa dulu Ratu sampai menerimanya di istana Buckingham, dan mengapa dulu perdana menteri [Blair] mengupayakan agar dia diberi penghargaan dari Ratu?” [Namun pemberian penghargaan itu batal dilakukan; agaknya karena Assad tetap menolak menghentikan konfrontasinya dengan Israel. Bahkan dalam jumpa pers bersama Blair, Assad dengan tegas menolak tuduhan bahwa pihaknya melindungi organisasi teroris. Menurutnya, kantor Hamas dan Jihad Islam yang berada di Damaskus adalah ‘kantor juru bicara rakyat Palestina’, bukan kantor teroris. Ini kejadian tahun 2002]

Iklan

Arsip 2007 ~ Sekarang

%d blogger menyukai ini: