Kajian Timur Tengah

Beranda » Nuklir Iran » Iran Bekerjasama dengan Israel?

Iran Bekerjasama dengan Israel?

New Release 2013

Prahara Suriah

New Release (2013)

"journey to iran"
"doktor cilik"
"princess nadeera"
"doktor cilik"
ahmadinejad

Tuduhan ini sering diungkapkan oleh ‘pengamat’ dengan dua model:

-pengamat ‘takfiri’ : mereka memakai teori konspirasi yang salah kaprah, misalnya Iran itu pura-pura saja anti-Israel karena sebenarnya Syiah itu sama saja dengan Yahudi, buktinya di Iran banyak orang Yahudi dibiarkan hidup, tetapi orang Sunni dibunuhi. Kesalahan argumen ini tentu saja dari validitas datanya. Siapa bilang orang Sunni di Iran dibunuhi? Sunni, Yahudi, Majusi, Kristen, dan Syiah Iran hidup berdampingan dengan damai, dan semua mazhab dilindungi haknya oleh undang-undang.Baru-baru ini, seorang wanita muslim Sunni bahkan terpilih menjadi walikota di kota Kalat, provinsi Sistan-Baluchistan. Bisa dibaca di sini.

-pengamat ‘intelektual’: rasanya jarang ada intelektual yang menggunakan teori konspirasi kebablasan untuk menyebut adanya kerjasama di balik layar antara Iran dan Israel; tapi bukannya tidak ada. Antara lain, Dinna Wisnu Ph,D, dosen Hubungan Internasional dari Univ Paramadina. Tulisannya bisa dibaca di sini.

Purkon Hidayat, jurnalis dari Iran Broadcasting (IRIB), menulis tanggapan atas tulisan itu dengan mengoperasionalisasikan teori speech act-nya Onuf. Saya sangat menikmati tulisan ini. Mantap! Silahkan membacanya di sini:

Trita Parsi, Iran dan Israel  (bagian 1)

Trita Parsi, Iran, dan Israel (bagian 2)

Tulisan saya sebelumnya, untuk membantah teori konspirasi kebablasan adanya kerjasama Iran-Israel, bisa baca di sini:

Mengapa Iran Tak Serang Israel?

Ada lagi tulisan lain yang sederhana, tak pakai teori-teori, hanya pakai data empirik, tapi cukup telak menjawab pertanyaan ini,

Kenapa Iran Tak Pernah Menyerang Israel?

Arsip 2007 ~ Sekarang

%d blogger menyukai ini: