Kajian Timur Tengah

Beranda » Indonesia » (Re-blog) Catatan Seorang Korban Kampanye Hitam

(Re-blog) Catatan Seorang Korban Kampanye Hitam

New Release 2013

Prahara Suriah

New Release (2013)

"journey to iran"
"doktor cilik"
"princess nadeera"
"doktor cilik"
ahmadinejad

RUMORSSaya benar-benar berempati pada Ucu Agustin, penulis blog yang akan saya link-kan di bawah ini. Foto-fotonya dicuri begitu saja dari facebook, lalu diedit dan dia dikatain PKI. Foto itu lalu disebarluaskan untuk memfitnah capres tertentu (Anda pasti sudah bisa menebak siapa). Saya sangat berempati padanya karena pernah mengalami kasus mirip. Ketika para akhi-ukhti sedang merasa berjihad ‘mendukung saudara-saudara Sunni di Suriah’, semua orang yang berani bersuara berbeda (bahkan dengan argumen yang valid dan jelas sekalipun) mereka hantam, termasuk saya. Foto saya dan keluarga (jadi, termasuk wajah dua putra-putri saya yang masih innocence) diambil tanpa izin dari facebook, disebarluaskan dengan kata-kata “Syiah”, “bukan Islam”, “layak dibakar”. Entah apa yang ada di otak mereka -para akhi dan ukhti itu- saat mengata-ngatai kami: sesat, kafir, Qurannya beda, penyembah Ali, najis, babi betina, dll.

Fitnah yang terlanjur tersebar tidak akan bisa ditarik lagi. Kata seorang sufi, menebar fitnah bagai menebar bulu burung di pasar, akan terbang melayang kemana-mana, tak akan bisa dikumpulkan lagi. Saya dulu pernah menulis klarifikasi di blog ini, tanpa berharap fitnah akan mereda (karena itu harapan sia-sia belaka), tapi hanya sebagai hujjah (argumen), sehingga kelak ketika para akhi dan ukhti itu ditanyai malaikat di Padang Mahsyar, mereka tidak bisa lagi menjawab ‘khilaf’ atau ‘tidak tahu’.

Begitupun upaya Ucu untuk klarifikasi, tidak akan bisa mengumpulkan lagi air yang terlanjur tertuang di padang sahara. Ucu pun berkata di akhir tulisannya Kita tak bisa memotong kepala Hydra. Tapi, tulisannya ini akan dicatat oleh sejarah dan malaikat. Dan para penyebar fitnah kelak tidak bisa menjawab ‘khilaf’ atau ‘tak tahu’ jika ditanya malaikat, mengapa mereka sedemikian enteng menyebar fitnah.

Ok Ucu, kita belum saling kenal secara pribadi, tapi sampai batas-batas tertentu kita senasib. Doa saya untuk Anda. Hanya ini yang bisa saya bantu, menyebarkan tulisan Anda.

Catatan Seorang Korban Kampanye Hitam

Oleh: Ucu Agustin

Hari ini adalah hari pertama dari serangkaian tiga hari tenang menjelang tanggal 9 Juli 2014. Pada hari Rabu 9 Juli 2014 nanti, seluruh rakyat Indonesia akan memberikan suaranya untuk melakukan Pemilihan Umum Calon Presiden RI masa bakti 2014–2019. Ini untuk ketiga kalinya dalam sejarah negeri kami, kami rakyat, akan memilih secara langsung sang presiden.
Saya tak tahu apa yang akan terjadi di hari-hari tenang yang dimulai hari ini sampai dengan 8 Juli 2014 nanti. Apakah benar-benar akan terjadi ketenangan? Akankah riuh rendah kampanye capres hilang sebentar sebelum hari pencoblosan Rabu, 9 Juli? Ataukah justru di hari-hari tersebut, keadaan akan lebih ramai tapi dalam suasana yang dari luar tampak atau seolah terlihat damai dan tenang? Isu serangan fajar yang berisi adanya rencana penyebaran uang untuk rakyat hingga bisa dibeli suaranya di hari pencoblosan, santer terdengar.

Saya sendiri, saya tak tenang.

5 Juli 2014 pagi, kemarin, itu adalah hari terakhir saya membuka timeline twitter Triomacan2000 yang memiliki nama akun resmi @TM2000Back. Di sana, bau kebencian, hasutan serta dengki demikian kuat, menyengat hidung dan membuat saya tak lagi mampu memiliki energi positif setiap kali selesai melihat isi timeline di akun yang pernah di-suspend langsung oleh twitter pada tanggal 13 Juni tersebut.

Dari cuitan-cuitannya, sangat jelas akun yang mencap dirinya sendiri sebagai “akun intelijen publik” itu, sedang melakukan kampanye hitam terhadap calon presiden dari PIDP, Jokowi. Isu yang digorengnya sekarang: PKI. Komunisme.

Catatan ini ada hubungannya dengan isu tersebut.

Melalui catatan ini, saya ingin memberikan keterangan tentang foto saya yang telah direkayasa sedemikian rupa oleh pihak tak bertanggung jawab dengan cara mengambil foto-foto tanpa ijin, alias dicuri dari wall Facebook saya. Oleh orang tak bertanggungjawab tersebut, foto-foto itu disatukan, diedit, lalu diberi display teks di atasnya dengan kalimat-kalimat mengarahkan serta menuduh, penuh fitnah, dan akhirnya disebarkan dengan sengaja secara viral.

Selengkapnya, silahkan baca di blog Ucu Agustin: http://ucuagustinfilms.blogspot.com/2014/07/catatan-seorang-korban-kampanye-hitam.html

Arsip 2007 ~ Sekarang

%d blogger menyukai ini: