Kajian Timur Tengah

Beranda » Irak » Deskripsi Kebrutalan ISIS

Deskripsi Kebrutalan ISIS

New Release 2013

Prahara Suriah

New Release (2013)

"journey to iran"
"doktor cilik"
"princess nadeera"
"doktor cilik"
ahmadinejad
Baiat terhadap ISIS, di Syahida Inn UIN Ciputat, Jakarta, Juli 2014

Baiat terhadap ISIS, di Syahida Inn UIN Ciputat, Jakarta, Juli 2014

Saya menemukan kalimat-kalimat yang dengan tepat mendeskripsikan seperti apa kebrutalan ISIS, berikut ini:

“Binatang buas bernama ISIS yang tidak membedakan antara kawan, lawan dan mitra seperjanjian adalah ancaman bagi semua. Dalam sejarah tidak ada yang menyerupai kekejaman ISIS. Mereka mengubur anak-anak kecil dan kaum wanita Yazidi. Entah bagaimana mereka bisa sedemikian kejam. Lihatlah aksi mereka di Suriah dan Irak, mereka membunuh semua orang. Ada yang beranggapan bahwa di Irak terjadi perang Syiah-Sunni. Berapa jumlah Syiah di Salahuddin dan Nineveh, sedangkan ISIS telah menghancurkan semua masjid dan membabat para pemuka agama komunitas-komunitas adat Ahlussunnah yang enggan membaiat mereka?”

“ISIS tak kenal belas kasih kepada Sunni, Syiah, Kristen, Yazidi dan lain-lain. Mana ada logika agama yang membolehkan penjebakan dan pengepungan puluhan ribu orang ke gunung supaya mereka mati tercekik kelaparan dan kehausan, apalagi di depan mata khalayak dunia?”

“Bahaya hewan buas yang tidak membedakan umat Islam Syiah dan Sunni serta umat Kristiani, Druze, Yazidi, Arab dan Kurdi ini, kian hari kian berkembang dan membesar. Di Suriah dan Irak memang ada pihak-pihak yang berjuang melawan ISIS, tapi tampaknya fasilitas dan perlengkapan yang telah diberikan kepada mereka sangat banyak dan besar, dan inilah yang membangkitkan kekhawatiran semua orang, dan sudah seharusnya mereka khawatir.”

“Sebagian pemimpin Kurdi beranggapan bahwa ISIS akan berhenti di satu titik dan bukan ancaman bagi wilayah otonomi Kurdistan. Ini terjadi mungkin karena ada jaminan-jaminan tertentu dari ISIS dan para pendukungnya di kawasan. Nyatanya sekarang ISIS sudah berada di kawasan yang berjarak sekitar 30-40 kilometer dari Arbil, dan kitapun lantas mendengar teriakan minta tolong mereka (Kurdi) kepada Amerika, Barat, Iran, Irak dan lain-lain.”

“Karakteristik ISIS antara lain ialah memanfaatkan para penganut faham Wahhabi dan simpatisan al-Qaeda. Karena itu ISIS menarik para anggota Front al-Nusra, terutama dengan imbalan uang Dolar Amerika Serikat, dan tidak ada persoalan antarmereka dari segi ideologi, pemikiran dan perilaku. Perbedaan antara mereka hanya berkenaan dengan masalah kekhalifahan, antara Abu Muhammad al-Julani dan Abu Bakar al-Baghdadi.”

Deskripsi di atas adalah kata-kata Sayid Hasan Nasrallah, Sekjen Hizbullah. Hizbullah telah bertempur langsung melawan ISIS dan kelompok teror-jihad lainnya, di perbatasan Suriah-Lebanon. (Sumber: www.liputanislam.com)

“Sekarang kami berkeyakinan bahwa setiap orang yang berkemampuan harus terlibat dalam perang ini demi membela Lebanon, Suriah, Irak, Palestina dan semua kawasan, serta demi membela umat Islam, Kristen dan penganut agama-agama minoritas. Semua polemik pemikiran, strategis, taktik dan politik harus dikesampingkan, karena sekarang ada sebuah bahaya besar yang sedang melakukan aksi pendudukan, pergerakan dan pembunuhan mengerikan yang tak mengenal ketentuan dan batasan pemikiran, moral, kemanusiaan dan syariat apapun,” kata Nasrallah.

Bila Anda cukup kuat mental untuk melihat foto-foto brutal penjagalan yang dilakukan ISIS, silahkan klik ini

Arsip 2007 ~ Sekarang

%d blogger menyukai ini: