Kajian Timur Tengah

Beranda » Buku Saya » Beli Buku ‘Salju di Aleppo’

Beli Buku ‘Salju di Aleppo’

New Release 2013

Prahara Suriah

New Release (2013)

"journey to iran"
"doktor cilik"
"princess nadeera"
"doktor cilik"
ahmadinejad
cover-salju-aleppo

Pemesanan: Hatim (SMS/WA: 0878-8299-8696)/email: icmes.indonesia@gmail.com

“Ingatlah bahwa kalian lebih kuat daripada perang ini, dengan cara memiliki harapan dan imajinasi”

Kalimat ini saya cantumkan di cover depan buku “Salju di Aleppo”. Ini kalimat yang dituliskan Pierre Le Corf di kartu-kartu yang menyertai bingkisan Natal yang dibagikannya untuk anak-anak Aleppo, baik di pengungsian, rumah sakit, maupun sekolah. Anak-anak, apapun agamanya, mendapatkan hadiah ini. Bahkan yang membungkus dan menyiapkan hiasan pun ibu-ibu berjilbab. Inilah kehidupan warga Suriah yang asli, penuh toleransi pada sesama, apapun agama dan mazhabnya.

Ketika Natal 2016 tiba, pohon Natal besar penuh lampu dipasang dan yang merayakannya tak hanya umat Kristiani, tetapi semuanya. Mereka tak hanya merayakan Natal, tapi juga bebasnya Aleppo timur setelah hampir 5 tahun dikuasai milisi bersenjata. Terusirnya milisi bersenjata juga membawa arti penting bagi warga Aleppo barat karena selama ini milisi bersenjata yang bercokol di Aleppo timur hampir setiap hari mengirim mortar, bom bunuh diri, dan sniper. Rumah sakit tak pernah sepi dari korban yang berdatangan akibat serangan mereka yang mengaku “mujahidin” ini. Namun yang diberitakan media selalu saja “korban” di Aleppo timur (dalam video-video rekayasa produksi White Helmets). Fenomena itu diceritakan oleh Le Corf, pria Perancis yang selama setahun tinggal di Aleppo barat, sebagiannya saya kutip di buku, juga beberapa fotonya (atas seizin Le Corf tentu saja).

Manipulasi informasi soal Aleppo (dan Suriah secara umum) sedemikian masif sehingga ketika rakyat Aleppo bersuka cita atas bebasnya Aleppo timur, yang diterima orang Indonesia adalah “ada genosida di Aleppo” dan para pengepul dana dengan sigap menggalang uang warga yang histeris. Di buku saya ungkap berbagai data mengenai manipulasi informasi itu.

Di video ini, anak-anak Suriah menyanyikan kesedihan, sekaligus harapan mereka. Membuat air mata menetes saat menontonnya. Saya sudah kasih terjemahan Indonesia. Bila ingin ikut menyanyi, teksnya ada di bawah. Namun jangan heran antara teks dan yang terdengar ada perbedaan (karena si penyanyi menggunakan logat khas Suriah). Penyanyinya bernama Ansam, yang buta sejak lahir. Video ini diproduksi Unicef, lembaga yang menurut pengamatan saya, selama ini baik dan netral dalam penyaluran bantuan untuk anak-anak Suriah.

“من قلـب الدمـار والنـار جـرح كبيـر
بالصوت العالي بدي قول بس الصوت صغير
يمكن نحنا ولاد زغار بس صرختنا من القلب
بـدنــا نـمحي كـل الـخـوف ونـكـون الـتـغـيـير
بأعـلى صوت بدي قــول
بالاغـنية كل شي معقول
حــدا يـسـمـع حـدا يـشوف
طـفـولـتـنـا بـدنــا يـاهــــا…
بالـصـوت الـواحـد أمـلنــا أكـتـر
رح منصير أقوى وطفولتنا تكبر
بالهاغـنـيـة لـعــم نـكـتـبـهــــــــا
بـوجـع وخوف ودموع الـعـين
رجـعـــت دقــــــات الـقـــلـــــب
عالحيـاة… عالحيـاة … عالحياة
رح ترجع الوجوه تضوي هالعتم الطويل
والاحلام اللي بـنـينـاها كـلا رح بـتصــير
بأعـلى صوت بدي قــول
بالاغـنية كل شي معقول
حــدا يـسـمـع حـدا يـشوف
طـفـولـتـنـا بـدنــا يـاهــــا
بالـصـوت الـواحـد أمـلنــا أكـتـر
رح منصير أقوى وطفولتنا تكبر
بالهاغـنـيـة لـعــم نـكـتـبـهــــــــا
بـوجـع وخوف ودموع الـعـين
رجـعـــت دقــــــات الـقـــلـــــب
والـضحكـات عـم تـنـبع مـن كـل مكان
والـدقـات بالـقـلب عـم ترجع من جديد…”

 

 

 

Buku Salju di Aleppo bisa didapat dengan memesan langsung, via Hatim (SMS/WA: 0878-8299-8696)

Iklan

Arsip 2007 ~ Sekarang

%d blogger menyukai ini: