Kajian Timur Tengah

Beranda » Palestina » Kunjungan Anak Sang Jenderal Israel ke Iran

Kunjungan Anak Sang Jenderal Israel ke Iran

New Release 2013

Prahara Suriah

New Release (2013)

"journey to iran"
"doktor cilik"
"princess nadeera"
"doktor cilik"
ahmadinejad
Iklan

Dulu saya pernah ceritakan di fanpage ini tentang Miko Peled. Ia adalah anak dari seorang jenderal di IDF (tentara Israel). Miko sendiri Yahudi asli, lahir dan besar di Yerusalem. Dalam sebuah video ia menceritakan sulitnya proses yang ia lalui saat menyadari bahwa bangsanya telah melakukan kejahatan besar terhadap bangsa Palestina. Ia juga menulis buku “The General’s Son” yang menceritakan pengalaman pribadinya dan apa yang sesungguhnya terjadi di Palestina. [1]

Baru-baru ini, Miko ternyata datang ke Iran dan berbicara di beberapa forum, antara lain di depan anak-anak SMA di kota Yazd. Tulisan lengkapnya silahkan baca sendiri [2].

Ada seorang siswa yang mengajukan pernyataan, dan dijawab dengan sangat menarik oleh Miko. Saya terjemahkan sebagian tulisannya.

========
Seorang pemuda tinggi dan tampan berdiri, dan berkata, “Palestina cuma bisa dibebaskan jika ada Hitler lagi.” Para orang dewasa di ruangan itu terlihat tidak nyaman atas perkataan ini. Tetapi, ini adalah kesempatan. Saya paham bahwa jika ada anak SMA mengungkapkan apa yang dia pikirkan, meskipun Anda tidak suka, itu adalah kesempatan emas.

Saya mengingatkan anak itu tentang pernyataan pemimpin Iran [Ayatullah Khamenei], bahwa 25 tahun dari sekarang, Israel tidak akan ada lagi.

Saya menantang anak itu, dan yang lain di ruangan, untuk berpikir: apakah yang sebenarnya dimaksud oleh Ayatullah Khamenei? Apakah dia menginginkan kematian orang lain? Apakah dia menghendaki perempuan dan anak-anak menderita dan menjadi pengungsi?

Tentu saja tidak. Yang disampaikan Ayatullah Khameini adalah mengakhiri rezim Zionis yang jahat dan rasis, yang ada di Palestina hari ini, dan menggantikannya dengan sebuah negara dimana Yahudi, Kristen, dan Muslim, dapat hidup bebas, sebagaimana dulu [sebelum ada Israel].

Dengan kematian paramedis Palestina berusia 21 tahun, Razan Al-Najjar, sulit untuk memikirkan opsi lain [selain menumbangkan rezim Zionis]. Wajahnya yang cantik [fotonya] memandangi kita di berbagai media, video wawancaranya terlalu menyakitkan untuk disimak.

Apa hubungan antara kematian gadis Palestina yang cantik dan pemberani ini dengan kota Yazd, Iran?

Mantra “ancaman Iran” yang selalu diulang-ulang oleh Israel adalah ditujukan untuk mengalihkan perhatian dunia dari ladang pembantaian di Gaza.

Selama kita belum mampu melihat apa di balik tabir [propaganda] ini, untuk melihat bahwa Iran bukan ancaman melainkan negara yang damai dan percaya diri; dan bahwa di balik ini semua adalah tentang Gaza, tentang Razan, dan tentang korban Palestina lainnya yang tak terhitung jumlahnya, pembunuhan di Gaza akan terus berlanjut akibat adanya ancaman fiktif yang lebih besar.

====

Membela Palestina dan melawan Israel tidak sama dengan anti-Yahudi. Yang dilawan adalah penjajahan Israel, bukan ras/agama Yahudi. Lihat, bahkan Miko, seorang Yahudi “asli” kelahiran Yerusalem pun mengakui kejahatan Israel.

Semoga Miko selamat selalu dan terus menyuarakan kebenaran. Juga, mudah-mudahan Miko tidak dikatain Syiah dan sedang membela Palestina “demi kepentingan pribadi”. #eh


[1] Tulisan saya sebelumnya ttg Miko: https://www.facebook.com/DinaY.Sulaeman/photos/a.234143183678611.1073741828.233756860383910/380539295705665/

[2] https://www.mintpressnews.com/israeli-addresses-iran/243290/

Iklan

Arsip 2007 ~ Sekarang

%d blogger menyukai ini: