Kajian Timur Tengah

Beranda » epistemic community » Saatnya Memilih, Mau Berpihak Kemana?

Saatnya Memilih, Mau Berpihak Kemana?

New Release 2013

Prahara Suriah

New Release (2013)

"journey to iran"
"doktor cilik"
"princess nadeera"
"doktor cilik"
ahmadinejad
Iklan

Dari Bandung, ada berita miris sekaligus melegakan. Miris, karena seorang ustadz yang punya track record menebar kebencian (dan semakin ‘menggila’ sejak Perang Suriah dimulai), berkhutbah di hari Idul Fitri dengan menebar fitnah soal “kecurangan”. Melegakan, karena menurut kesaksian seorang netizen, sebagian jamaah sudah berani bersikap: meninggalkan masjid ketika ‘khutbah politik’ itu berlangsung [1]

Dari Lampung, ada berita yang menyejukkan (saya copas di bawah).

Ini memang sudah saatnya berpihak: kepada para penebar perpecahan yang memanfaatkan isu apa saja (tergantung orderan), kadang pakai isu liberal/komunis, kadang Syiah, kadang China, kadang “kecurangan rezim” ATAU kepada para pembawa damai dan persatuan.

***

SELAMAT IDUL FITRI kepada follower fanpage ini yang merayakan. Taqabalallah minna wa minkum, shiyamana wa shiyaamakum. Mohon maaf lahir dan batin

***


PEMUDA LINTAS AGAMA BANTU AMANKAN SHOLAT ‘ID

Pelaksanaan sholat Idul Fitri 1440 Hijriyah di pendopo Pringsewu, Kelurahan Pringsewu Selatan cukup diminati masyarakat karena diikuti sekitar ribuan jamaah, bertemakan, “Menebar Maaf, Membangun Kebersamaan”.

Namun ada yang menarik dalam hal pengamanan pelaksanaan sholat Ied yang digelar PHBI Pringsewub itu, di lapangan yang berlokasi di tepi Jalan Lintas Barat (Jalinbar) tersebut yakni hadirnya Pemuda lintas agama dalam pengamanan tersebut.

Seperti dikatakan Kapolsek Pringsewu Kota Polres Tanggamus Kompol Eko Nugroho, SIK mengungkapkan, sholat Ied yang di imami oleh Ustadz Faizin, S.Pd. dan khotib oleh H. Ali Mubasir selaku Kepala KUA Pringsewu.

“Sekitar 3000 Jamaah sholat Idul Fitri di Lapangan Pendopo,” kata Kompol Eko Nugroho mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, SIK. MM dalam keterangannya, Rabu (5/6/19).

Kesempatan itu juga Kompol Eko Nugroho menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh personel pengamanan baik TNI, Polri dan Pemkab Pringsewu.

Selain itu terkhusus kepada pemuda lintas agama yang turut bersama petugas mengamankan kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari hingga pukul 08.00 Wib.

“Terima kasih kepada seluruh petugas pengamanan, kami sampaikan juga terima kasih kepada pemuda lintas agama yang telah bersama-sama hadir dalam pengamanan sebagai wujud kerukunan,” ucapnya.

Dalam pemantauan, tampak pemuda lintas agama yang turut melaksanakan pengamaman terdiri dari Pemuda Katolik dan Forum Pemuda Kristen Pringsewu (FPKP). Kehadiran pemuda gereja ini untuk membantu petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Pringsewu Kota.

Tampak berjajar pemuda dari Pemuda Katolik dan FPKP bersama petugas kepolisian mengatur lalu lintas. Suasana tersebut menampakkan kerukunan umat beragama di Kabupaten Pringsewu.

Kehadiran pemuda dari agama lain ini terlihat dari seragam yang dikenakan. Pemuda Katolik menggunakan seragam putih dengan variasi hijau dan kuning, sementara dari FPKP mengenakan seragam warna biru dongker.

Wakil Sekretaris Pemuda Katolik Komcab Pringsewu Paulus Suwantoro mengaku sangat bahagia dapat berpartisipasi membantu petugas kepolisian dalam mengamankan ibadah masyarakat di Kabupaten Pringsewu.

Keikut sertaan pemuda gereja, menurut dia, sudah sejak tahun lalu. Ia pun berharap kehadiran mereka dapat membantu dan menggambarkan kerukunan antar umat bergama yang ada di Kabupaten Pringsewu.

“Senang bisa ikut berpartisipasi membantu, dan senang bisa bersilahturahmi dengan masyarakat Kecamatan Pringsewu,” ungkap Paulus yang diamini Ketua FPKP Nugroho Santoso.

Ungkapan juga oleh, Imam Sholat Iid, Muhammad Faizin menyampaikan terimakasih atas keterlibatan pemuda lintas agama. Dia berharap kebersamaan tetap terus terjalin di Bumi Jejama Secancanan.

Sementara, Muhammad Idris mengajak untuk terus menjaga toleransi antar umat bergama di Pringsewu. Sehingga Kabupaten Pringsewu menjadi barometer bagi kabupaten/kota di Provinsi Lampung.

Usai Sholat Idul Fitri, pemuda lintas iman tersebut membantu panitia membereskan lokasi. Diantaranya, dengan melipat tikar.

Tidak hanya pemuda gereja, kegiatan yang sama juga dilakukan oleh Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia (PERADAH) Pringsewu.

Ketua PERADAH Pringsewu Hendri mengatakan, bahwa mereka juga terlibat penjagaan di masing-masing desanya. (sumber berita: http://lampungmediaonline.com/2019/06/pemuda-lintas-agama-terlibat-pengamanan-sholat-idul-fitri-di-pringsewu/)


[1] kesaksian netizen tentang khutbah politik di hari Idul Fitri, baca di status ini: https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10157144438685782&id=528435781&sfnsn=mo

*Kisah kerukunan umat pada hari Idul Fitri di Salatiga: https://web.facebook.com/septipw/posts/10157735638184113

Foto: sholat Id di Lampung

Iklan

Arsip 2007 ~ Sekarang

%d blogger menyukai ini: