Kajian Timur Tengah

Beranda » Blog&Web About Global Politics » Analisis Berita: Bagaimana Detik.com Memberitakan Idlib

Analisis Berita: Bagaimana Detik.com Memberitakan Idlib

New Release 2013

Prahara Suriah

New Release (2013)

"journey to iran"
"doktor cilik"
"princess nadeera"
"doktor cilik"
ahmadinejad
Iklan

Isi berita saya copas utuh, catatan dari saya ada di dalam [….]
—-
***Serangan udara yang disebut dilakukan pihak rezim bersama sekutunya, Rusia, menewaskan 12 orang di barat laut Suriah. Korban tewas ini terdiri dari warga sipil dan tiga orang anak.

Dilansir AFP, Jumat (26/7/2019), rezim Suriah dan Rusia telah meningkatkan serangan sejak akhir April. Serangan ini dilakukan di wilayah Idlib, di mana wilayah ini memiliki penduduk sebanyak 3 juta orang.

Pengeboman yang dilakukan, disebut telah meruntuhkan pusat kesehatan dan sekolah. Hal ini juga mengakibatkan lebih dari 330.000 orang meningalkan rumah masing-masing.Kelompok-kelompok yang memberikan bantuan mengecam kejadian yang telah membunuh dengan sebagian korbannya merupakan anak-anak. Save the Children mengatakan jumlah anak-anak yang terbunuh selama empat minggu terakhir, telah melebihi jumlah korban anak-anak yang tewas sepanjang tahun lalu.

“Situasi saat ini di Idlib adalah mimpi buruk,” kata badan amal Sonia Khush.

“Sudah jelas bahwa sekali lagi anak-anak telah terbunuh dan terluka dalam serangan tanpa pandang bulu,” tuturnya.***
—–


[Perhatikan, di paragraf2 awal ini, Detik tidak jujur menuliskan bahwa sebenarnya yang terjadi adalah upaya mengusir teroris. Detik memframing bahwa ini adalah serangan tanpa pandang bulu, tanpa belas kasihan dari tentara nasional Suriah, yang oleh Detik diberi konotasi negatif dengan memakai kata ‘rezim’. Ingat, siapa di Indonesia yang juga hobi pakai frasa ‘rezim zalim’?]
—-

***Sebenarnya, sudah ada kesepakatan pada September 2018 antara Moskow dan Ankara yang isinya seharusnya melindungi wilayah di Suriah yang kini jadi lokasi serangan udara. Namun, kesepakatan itu tidak pernah sepenuhnya dilaksanakan karena para pemberontak menolak menarik diri dari zona penyangga yang direncanakan.
Pada Januari, Hayat Tahrir al-Sham, kelompok yang dipimpin oleh mantan afiliasi Al-Qaeda Suriah, mengambil alih kendali administratif di wilayah itu. Di luar benteng, pemberontakan dan tembakan roket juga telah menewaskan orang-orang dalam jumlah yang lebih rendah.

Sejak akhir April, tembakan roket pembalasan telah menewaskan sekitar 70 warga sipil di wilayah yang dikuasai pemerintah.Perang Suriah disebut telah menewaskan lebih dari 370.000 orang dan jutaan orang terlantar sejak 2011.***
—-
[di paragraf ini barulah Detik memberikan data dengan agak benar: serangan dilakukan karena ‘pemberontak’ menolak mundur dari Idlib. Detik menyebut nama Hayat Tahrir al-Sham (HTS) dan tapi menyebutnya “mantan afiliasi”; menyebut serangan HTS sebagai “pembalasan”. Ini disinformasi jahat.

Faktanya, HTS adalah Al Qaida, bukan “mantan”. HTS adalah teroris, bukan pemberontak. Awalnya HTS bernama Jabhah Al Nusra, Hizbut Tahrir pernah bersumpah setia kepadanya.

Mereka berkumpul di Idlib (bersama anak-istri mereka) setelah terusir dari wilayah-wilayah Suriah lainnya. Sebagian warga asli Suriah, sebagian warga asing. Mereka memang bukan ISIS, tapi sama-sama teroris. Setiap hari kirim roket dan bom ke wilayah yang dikontrol pemerintah, banyak yang tewas. Warga asli Idlib, terutama yang beragama non Muslim, dibantai dengan sadis.

Idlib itu provinsi yang berbatasan darat dengan Turki. Di sana bercokol puluhan-ratusan kelompok teroris dari berbagai nama, yang paling sadis HTS ini. Mereka menjadikan anak-istri mereka, dan juga warga asli Idlib sebagai tameng. Menurut kalian, seandainya, ada gerombolan teroris seperti ini bercokol di Kalimantan Utara misalnya –berbatasan darat dengan Sarawak Malaysia- TNI harus bagaimana? Diam saja?

Trus kalau ada lembaga donasi dari Sarawak rame-rame ngumpulin dana untuk “warga sipil serangan rezim” yang ngumpul di Kalimantan Utara itu, apa pendapat kalian? Dalam kasus Idlib, siapa warga sipil yang dimaksud? Warga sipil asli Idlib yang dibantai HTS, atau anak-istrinya HTS?]

######

-link berita Detik: https://news.detik.com/internasional/d-4639828/serangan-udara-rezim-rusia-tewaskan-12-orang-di-suriah?_ga=2.36835040.1345835719.1564286837-1951342932.1552284254
[cara pemberitaan ala detik ini juga dilakukan media2 lain]

-Foto: diambil dari sebuah fanpage pengepul donasi Suriah yang mengaku mengirim donasi rakyat Indonesia ke Idlib (sengaja diblur biar fans-nya ga ribut lagi nyuruh sy datang ke kantor mereka utk “tabayun”).

Terlihat di foto, beberapa orang “warga sipil” di Idlib membawa senjata.

Iklan

Arsip 2007 ~ Sekarang

%d blogger menyukai ini: