Kajian Timur Tengah

Beranda » Blog&Web About Global Politics » Jawaban Atas Beberapa Penyesatan Opini Soal Palestina

Jawaban Atas Beberapa Penyesatan Opini Soal Palestina

New Release 2013

Prahara Suriah

New Release (2013)

"journey to iran"
"doktor cilik"
"princess nadeera"
"doktor cilik"
ahmadinejad

Status sebelumnya saya hapus karena saat dishare, pengantar dari saya tidak terbawa. Ini saya copas ulang plus tambahan.

Jadi gini, karena ada seleb facebook kampung Indonesia yang sedang pelesiran di Israel dan berkoar-koar soal kaum Muslim di Israel, dan menurut si seleb ini, kaum Muslim “baik-baik saja” (bahkan ada yang jadi tentara), ini saya posting ulang tulisan lama saya yang menjawab beberapa penyesatan opini yang dia lakukan.

Pertama, benarkah kaum Muslim di Palestina hidup baik-baik saja? Mungkin ada, segelintir. Tapi kita orang cerdas akan pakai data untuk memverifikasi. Ini tulisan lama saya:

“Diskriminasi Terhadap Warga Arab di Israel”

Si seleb (yang mengaku Muslim) itu ingin menggiring opini bahwa yang bela Palestina adalah orang-orang rasis, benci Yahudi, radikalis, bela “teroris” dll.

Tentu ini penyesatan opini yang jahat dan penghinaan intelektual bagi bangsa Indonesia. Kita bangsa Indonesia sejak zaman Bung Karno dulu membela Palestina bukan karena benci Yahudi tetapi karena Palestina sedang dijajah/diduduki Israel. Perampasan tanah dan rumah warga Palestina di Tepi Barat masih terus berlangsung sampai hari ini. Gaza diblokade sejak 2007 dan akibatnya, menurut berbagai laporan PBB, kondisi ekonomi dan kesehatan warga di sana sudah sangat memburuk. Kalian mau bilang PBB itu lembaga rasis antiYahudi?

Dia juga menggiring opini bahwa Palestina = Hamas, Hamas adalah teroris, petinggi Hamas hidup bermewah-mewahan, dst. Karena itu, tentara Israel itu sebenarnya sedang melawan teroris.

Saya pernah nulis soal ini. Judulnya “Selalu Ada Buah Busuk dalam Keranjang”

Dia juga mewawancarai Muslim yang jadi tentara Israel, dan tentu saja dia cerita yang baik-baik. Biarlah dia koplak sendiri, tetapi kita orang-orang cerdas dan paham geopolitik punya cara memverifikasi, misalnya google pernyataan ex tentara Israel yang mengecam Israel. Di antaranya, Gilad Atzmon (Yahudi asli, lahir dan besar di Israel, pernah jadi tentara, tapi kemudian menjadi penulis dan pembela Palestina). Saya pernah bertemu dan wawancara dia. Bisa baca di sini:

Interview With Gilad Atzmon

Lalu, mungkin ada yang heran, kok bisa ada Muslim di Israel, kok bisa jadi tentara Israel? Ini penjelasan panjang lebarnya: https://dinasulaeman.wordpress.com/2014/07/12/penjelasan-soal-adanya-tentara-israel-yang-muslim/

Bahkan orang-orang Yahudi Israel sendiri sudah banyak yang sadar atas kejahatan pemerintah mereka dan berbalik menjadi pembela Palestina. Misalnya, kakak-adik Miko Peled dan Nurit Peled. Bisa baca:

Anak Sang Jenderal Israel (1) https://www.facebook.com/DinaY.Sulaeman/photos/a.234143183678611/380539295705665/?type=3&theater

Anak Sang Jenderal Israel (2) https://www.facebook.com/DinaY.Sulaeman/photos/a.234143183678611/380749835684611/?type=3&theater

Terakhir, saya ingatkan bahwa Menlu kebanggaan kita, Ibu Retno L Marsudi pernah berkata “Palestina adalah jantung politik luar negeri kita”. Beliau konsisten membela Palestina di berbagai forum internasional. Siapa yang berani bilang bahwa beliau rasis, anti Yahudi, pro teroris? Sini datang ke saya, saya lempar sandal swallow.

Arsip 2007 ~ Sekarang

%d blogger menyukai ini: