Kajian Timur Tengah

Beranda » epistemic community » Maulid di Damaskus

Maulid di Damaskus

New Release 2013

Prahara Suriah

New Release (2013)

"journey to iran"
"doktor cilik"
"princess nadeera"
"doktor cilik"
ahmadinejad

Selamat merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW kepada teman-teman Muslim. Semoga kita bisa semakin menghayati dan mengaktualisasikan nilai “Islam rahmatan lil alamin” dalam perilaku kita sehari-hari. Aamiin YRA.

Untuk pemerhati konflik Suriah, di link di bawah ini ada kumpulan foto peringatan Maulid Nabi di Damaskus (2018).
Tampak Presiden Assad dan para ulama serta hadirin lainnya menunaikan sholat (Isya) berjamaah sebelum acara tsb. Tampak juga foto Dr. Taufik Al Buthy yang sedang membaca doa. https://id.abna24.com/news//suasana-peringatan-maulid-nabi-muhammad-saw-di-damaskus-suriah_917456.html

Dr Taufik ini pernah berkunjung ke Indonesia dan memberi penjelasan soal konflik Suriah. Silahkan baca di sini: https://www.nu.or.id/post/read/103556/ke-suriah-atas-nama-jihad-syekh-taufiq-al-buthi-mereka-tidak-mengerti-islam

Dr. Taufik adalah putra alm. Syekh Buthy, ulama terkemuka Suriah yang gugur syahid akibat bom bunuh diri yang dilakukan teroris. Saat itu, beliau sedang berceramah di dalam masjid.

Beberapa hari sebelum peristiwa itu, ada “fatwa” dari Yusuf Qardhawi (ulama IM, mukim di Qatar) bahwa wajib membunuh orang-orang yang bekerja sama dengan “rezim”, baik itu ulama, tentara, maupun sipil. Bisa lihat videonya di sini (menit 5:55) https://www.youtube.com/watch?v=tQa4XnCyD7k&has_verified=1

Di video itu juga ada kecaman dari Mufti Suriah terhadap ulama yang memfatwakan pembunuhan kepada warga Suriah. [di foto ini, sang Mufti sholat di kiri Assad].

Fakta bahwa ada ulama Suriah yang dibunuh teroris dan ada ulama-ulama yang menolak terorisme merupakan jawaban untuk sebagian kalangan yang memang berupaya menggeneralisasi bahwa kaum Muslim pro terorisme, bahkan menuduh “ada ajaran kekerasan dalam Quran”.

[Banyak komentator pro Israel yang berkata demikian di fanpage ini; padahal mereka sendiri pakai ayat kitab suci untuk menjustifikasi kejahatan Israel].

Memang ada sebagian kalangan Muslim yang terpapar radikalisme dan terorisme, yang berakar pada pemahaman tekstualis yang disebarkan oleh “ulama” radikal. Tapi ada SANGAT BANYAK ulama lainnya yang menolak cara pandang seperti itu, yang tekun menyebarkan nilai Islam rahmatan lil alamin.

Semoga panjang umur para ulama yang benar-benar mewarisi para Nabi. Allahumma shalli alaa sayyidina Muhammad wa aali sayyidina Muhammad.

Arsip 2007 ~ Sekarang

%d blogger menyukai ini: