Kajian Timur Tengah

Beranda » Amerika » Pendiri White Helmets Tewas Bunuh Diri?

Pendiri White Helmets Tewas Bunuh Diri?

New Release 2013

Prahara Suriah

New Release (2013)

"journey to iran"
"doktor cilik"
"princess nadeera"
"doktor cilik"
ahmadinejad

Baru saja berbagai media memberitakan matinya pendiri White Helmets, James Le Mesurier. Ia tewas terjatuh dari balkon apartemennya di Istanbul. Entah bunuh diri, entah dibunuh. [1]

Saya nyaris speechless. Saya teringat kejadian Agustus 2016, ketika menulis klarifikasi tentang kisah “si bocah di kursi oranye” yang diproduksi White Helmets. Tulisan saya dibalas sangat sadis oleh para “ikhwan” dan “akhwat”, yaitu dengan mencuri foto saya yang sedang memangku anak, lalu membuat meme sadis dan disebar masif. Karena bawa-bawa anak saya, rasa sakit hati saya saat itu tentu lebih besar.

Lalu saya menulis ini (status FB tahun 2016, sedikit diedit supaya lebih ringkas):

***

Alih-alih memberikan jawaban yang logis untuk menjawab argumen-argumen yang saya berikan, mereka malah sibuk menghujat, membully, dan bahkan membuat meme yang menggunakan foto saya dan anak saya.

Kalian ikhwan akhwat soleh/ah, ga ingat sama akhiratkah, kok berani-beraninya berbuat demikian? Semoga kalian gak kaget kelak catatan amal kalian kosong karena sudah ditransfer ke saya.

Berikut ini video tentang White Helmets, “aktor” di balik foto “bocah di kursi oranye” yang viral itu. Mereka menampilkan diri sebagai relawan, tapi sebenarnya mereka adalah jihadis/teroris yang berganti baju dari hitam menjadi rompi&helm putih. Dalam video ini terlihat mereka membawa senjata (relawan bawa senjata?), atau mereka berteriak-teriak Allahu Akbar di tengah para jihadis/teroris berbaju hitam. Atau, setelah seorang jihadis/teroris melakukan eksekusi mati pada seseorang, langsung anggota WH datang dan membungkus jasad korban (jadi, WH ada di tempat itu saat eksekusi mati). Atau WH berpose bersama mayat-mayat tentara Suriah.

WH didirikan pada Maret 2013 di Turki dan dipimpin oleh James Le Mesurier, mantan agen intel Inggris dengan rekam jejak di berbagai kawasan konflik (Bosnia, Kosovo, Irak, Lebanon, Palestina). Dana awal pendirian WH adalah 300 ribu dollar dan selanjutnya menerima donasi jutaan dollar (suplai logistik disediakan oleh Turki). Telegraph menyebut Inggris telah menggelontorkan 3,5 juta pound. USAID memberi 16 juta dollar. Dalam video ini, Mark Toner (jubir Kemlu AS) mengatakan bahwa AS telah memberikan 23 juta dollar untuk WH.

Mesurier pada 2014 membentuk Mayday (konon untuk ‘melatih SAR bagi warga sipil Suriah’), di antara tokohnya adalah Faruq al-Habib dan Read Saleh, tokoh “revolusi” Suriah yang terlink dengan CIA. Mesurier juga pernah menjadi staf di perusahaan keamanan swasta (=tentara bayaran) yang beroperasi di Irak, Olive dan Good Harbour, yang terlink juga dengan Blackwater yang sangat kejam itu. Dan masih banyak lagi link antara WH dengan berbagai organisasi kotor lainnya.

Kembali ke kisah “si bocah di kursi oranye” yang diproduksi oleh “relawan” White Helmets. Perhatikan bagaimana media arus utama seluruh dunia hampir serempak menjadikan bocah di kursi oranye sebagai headline dan ‘simbol korban Assad’. Lalu disusul dengan narasi: “kita harus segera menerapkan ‘no-fly-zone’ di Suriah”.

Anggota WH yang memfoto si bocah bernama Mahmoud Raslan. Rekam jejak digitalnya menunjukkan dia berteman dengan Nurudin Zanki. Siapa Zanki? Dia monster yang di depan kamera menyembelih pelan-pelan seorang bocah asal Palestina, lalu kepala terpenggal itu diangkat dengan wajah puas Zanki, dipamerkan ke kamera.

Saya ingin bertanya kepada kalian, ikhwan dan akhwat, mengapa aksi sadis Zanki tidak dijadikan headline oleh semua koran itu? Mengapa koran dan televisi Indonesia tidak menayangkan kejadian ini, tapi heboh memberitakan si bocah di kursi oranye? Yang membuat saya heran, mengapa ikhwan dan akhwat soleh/ah itu sedemikian marah saya mengungkap semua ini?

***

NB: Setelah akhirnya para teroris angkat kaki dari Aleppo, si “bocah di kursi oranye” ditemukan wartawan; ortunya mengakui bahwa “kelompok perlawanan di Suriah dan media internasional ingin menggunakan Omran untuk menyerang Presiden Bashar al-Assad.” [2]

***

Ini video yang menunjukkan bukti digital bahwa White Helmets = teroris afiliasi Al Qaida

Ini tulisan saya tentang “si bocah di kursi oranye” yang bikin ngamuk radikalis: https://dinasulaeman.wordpress.com/2016/08/19/kisah-bocah-di-kursi-oranye/


[1] http://liputanislam.com/internasional/pendiri-white-helmets-ditemukan-tewas-bunuh-diri/
Berita dari media Barat: https://www.theguardian.com/world/2019/nov/11/british-founder-of-white-helmets-found-dead-in-istanbul-james-le-mesurier

[2] https://www.bbc.com/indonesia/majalah-40178362

Arsip 2007 ~ Sekarang

%d blogger menyukai ini: