Kajian Timur Tengah

Beranda » Amerika » Kejahatan Israel yang Diabaikan Para Seleb Medsos dan ZSM

Kejahatan Israel yang Diabaikan Para Seleb Medsos dan ZSM

New Release 2013

Prahara Suriah

New Release (2013)

"journey to iran"
"doktor cilik"
"princess nadeera"
"doktor cilik"
ahmadinejad

Sejak awal pekan ini (9/12/19), ada aksi protes yang dilakukan warga Tepi Barat, memrotes rencana pembangunan permukiman Israel di Hebron. Berita ini lewat begitu saja karena orang tak lagi terlalu peduli.

Menurut Resolusi PBB no 181 thn 1947, wilayah Palestina dibagi dua: separuh untuk dibuat negara Israel, separuh lagi untuk negara Palestina. Tepi Barat dan Gaza (dua wilayah yang terpisah satu sama lain) adalah “jatah” untuk warga Arab-Palestina.

Nah, faktanya, di Tepi Barat ini pun warga Palestina tidak bisa hidup aman. Karena, tentara Israel masih berkuasa di sana dan hampir setiap hari terjadi perampasan tanah dan rumah. Di atas tanah rampasan itu, dibangun permukiman-permukiman khusus Yahudi (yang didatangkan dari berbagai penjuru dunia, terutama AS). Mahkamah Internasional sejak 20015 menetapkan bahwa pembangunan permukiman ini ilegal.

Makanya PBB, pemerintah, dan media sering pakai istilah ‘occupied Palestine’atau ‘kawasan pendudukan Palestina’. Maksudnya, ini kawasan yang disepakati oleh komunitas internasional sebagai kawasan Palestina, tapi fakta di lapangan, tentara Israel dan ratusan ribu pemukim ilegal menduduki kawasan itu.

Video memberi penjelasan visual, seperti apa sih ‘kawasan pendudukan’ itu? Seperti apa perampasan tanah dan rumah yang terjadi di sana? Ingat, perampasan ini terjadi sampai hari ini.

Intinya begini: berdasarkan Perjanjian Oslo II (24 September 1995), wilayah Tepi Barat dibagi dalam 3 zona, A, B, and C.

-Zona A adalah 18% dari wilayah Tepi Barat, inilah yang secara penuh di bawah kontrol Otoritas Palestina (OP), di sinilah Presiden Palestina Mahmoud Abbas berkantor; ibu kotanya bernama Ramallah.

-Area B adalah 22% dari Tepi Barat, urusan administrasi sipil dipegang OP, urusan keamanan dipegang militer Israel.

-Area C: seluas 60% wilayah Tepi Barat sepenuhnya dikuasai militer Israel.

Di seluruh wilayah itu (sekitar 5800 km persegi), ada sekitar 2,5 juta warga Arab Palestina, sangat banyak dari mereka adalah pengungsi. Baik karena diusir dari rumah/tanah mereka yang jadi “jatah” Israel pasca Resolusi PBB 181, atau warga Tepi Barat yang diusir dari rumah mereka karena akan dibangun permukiman khusus Yahudi-Israel di sana.

Saat ini ada 400.000 pemukim illegal Yahudi-Israel dan akan terus bertambah karena proyek pembangunan rumah terus berlanjut.

Nah, Tepi Barat itu wilayah yang dipenuhi orang Palestina, yang tinggal di berbagai desa. Dengan pengaturan zonasi A, B, C itu, tentara Israel berkeliaran dimana-mana. Mereka semaunya membangun posko militer. Orang-orang Palestina untuk sekedar bepergian ke desa sebelah, untuk ke sekolah atau rumah sakit, atau pergi ke tempat kerja harus lewat posko-posko itu.

Mereka dipaksa mengantri berjam-jam tanpa kejelasan untuk bisa dapat izin lewat. Banyak kasus pasien yang mati, atau ibu yang terpaksa melahirkan saat mengantri menunggu izin lewat, atau ditahan, atau tewas karena ditembak tentara Israel. Alasan penahanan dan penembakan: menjaga keamanan. Sebaliknya bila ada warga yang protes dengan melempar batu, atau menghunus pisau, mereka sebut itu teroris. Israel memang maunya semua warga Palestina diam saja saat diperlakukan seperti binatang.

Dan semua kejahatan itu terus terjadi HINGGA HARI INI.

ZSM (orang Indonesia pro-Israel) dengan tebal muka mengajak saya diskusi soal TOLERANSI. Mereka mendanai para seleb medsos Indonesia untuk pelesiran gratis ke Israel-Palestina. Tentu para seleb tidak datang ke Tepi Barat dan tidak menyaksikan semua kejahatan ini. Mereka jalan-jalan di wilayah turisme dan bicara ke 1-2 orang Palestina saja lalu mengklaim “Palestina baik-baik saja kok!” sambil menuduh bahwa warga Palestina yang sedang berjuang melawan, dengan apa yang mereka bisa/punya, sebagai TERORIS.

Sungguh. Saya marah sekali dan berusaha keras untuk tidak menuliskan makian.


(Video bersubtitle : pinjam dari FP Cerdas Geopolitik)

https://web.facebook.com/DinaY.Sulaeman/videos/2471629303060954/?t=0

 

Arsip 2007 ~ Sekarang

%d blogger menyukai ini: