Kajian Timur Tengah

Beranda » China » Izin nanya…

Izin nanya…

New Release 2013

Prahara Suriah

New Release (2013)

"journey to iran"
"doktor cilik"
"princess nadeera"
"doktor cilik"
ahmadinejad

Kan kabarnya etnis Uighur benar-benar diawasi segala gerak-geriknya, direpresi, dan dipasangi segala jenis sistem antikebebasan ala Orwellian state. Berarti logikanya, masuknya barang bantuan dari pihak ‘asing’ yang jelas anti pemerintah pusat, tidak mungkin ya? Informasi aja konon sulit keluar-masuk di Xinjiang, apalagi barang atau uang dalam jumlah sangat besar.

Lalu, bantuan yang digalang lembaga-lembaga donasi Indonesia untuk Uighur, diantarkannya lewat mana ya? Kalau dijawab dana itu untuk ‘pejuang kebebasan’ (artinya, untuk mereka yang beraktivitas di luar Xinjiang), kan di iklannya ditulis (antara lain) bahwa saat ini sedang musim dingin ekstrim sehingga Muslim Uighur butuh selimut dan pangan.

Artinya, bantuan itu harus berupa barang yang benar-benar diserahkan ke mereka yang berhak dong? Nah, cara nganterinnya gimana? Lewat Palang Merah/Bulan Sabit Internasional, atau gimana?

Ini nanya serius, dijawab saja dengan jelas to the point. Ga usah dijawab “Silahkan bu Dina tabayun ke kantor kami.”

Saya yakin, yang bertanya-tanya begini bukan cuma saya. Anehnya, ada puluhan ribu wartawan di Indonesia, entah mengapa tidak ada yang terpikir nanya langsung.

Ga usah dijawab pake marah-marah. Apalagi ngatain saya bukan Muslim. Basi.

*
—-

Berita foto: https://www.indopress.id/article/nasional/kabut-bantuan-selamatkan-ghouta

Isi berita: wartawan bertanya, bagaimana cara bantuan yang digalang dalam kampanye “Selamatkan Ghouta” bisa sampai ke Ghouta, kan jalur ke sana secara total sudah dikuasai tentara Arab Suriah?” Jawabannya: “Sangat dirahasiakan polanya.”

Arsip 2007 ~ Sekarang

%d blogger menyukai ini: