Kajian Timur Tengah

Beranda » Amerika » RIP

RIP

New Release 2013

Prahara Suriah

New Release (2013)

"journey to iran"
"doktor cilik"
"princess nadeera"
"doktor cilik"
ahmadinejad

Orang-orang pro AS dan ZSM ramai-ramai melakukan propaganda dengan cara share link soal kecelakaan pesawat Ukraina. Persis seiring selangkah dengan politisi negara-negara AS dan sekutunya yang sudah mulai melakukan ‘perlawanan’ lewat propaganda media soal kejadian ini. Intinya, Iran dituduh menembak pesawat sipil itu (atau salah tembak).

Padahal black box-nya saja belum diteliti pihak yang berwenang. Tapi mereka sudah kasih kesimpulan dini. Video disebarkan, padahal tidak bisa dideteksi hanya lewat video gelap begitu, apalagi sumbernya juga tidak jelas. Dan ini bukan hal ‘aneh’, selama ini AS melancarkan perang selalu dengan berbasis kebohongan, perang Irak contoh nyatanya. [1]

Karena bolak-balik dikomenin dan ditanyai, walhasil, saya statusin sajalah. Karena belum ada hasil penyelidikan, hanya ada tuduhan (dan kontra tuduhan), jadi saya menulis hal yang pasti (berbasis logika) saja.

Intinya begini, pesawat Ukraina take off jam 06.12 waktu Iran, dari Imam Khomeini Intl Airport (ini lokasinya sekitar Teheran, kayak Cengkareng-Jakarta lah).

Rudal Iran (secara resmi sudah diumumkan, ada 13 rudal yang ditembakkan ke pangkalan militer AS di Irak) diluncurkan jam 01.20 waktu Iran. Jadi LIMA JAM sebelum kecelakaan pesawat Ukraina.

Lokasi asal peluncuran rudal adalah di dekat perbatasan Iran-Irak, itu jaraknya jauh sekali, sebelah baratnya Teheran.

Logikanya, arah tembakan rudal tidak melewati udara di atas Teheran dan sekitarnya. Rudal setelah ditembakkan langsung terbang di atas perbatasan Iran dan Irak, terus terbang di atas udara Irak.

***

Kita tentu berduka cita atas korban kecelakaan pesawat Ukraina. Ada 80 orang Iran, dan lainnya warga negara lain. Untuk korban muslim, kita ucapkan innalillaahi wa inna ilaihi roojiuun. Untuk non-Muslim, Rest In Peace (RIP).

Tapi, saya perlu ingatkan, kedukaan kita tidak berarti kita harus melupakan akar konflik ini. AS sudah melancarkan perang di negara-negara Timur Tengah sejak 2001 (awalnya beralasan untuk mengejar Al Qaida). Menurut lembaga think tank AS, Council of Foreign Relations, di tahun 2016 saja, rata-rata AS menjatuhkan 72 bom setiap hari atau 3 bom setiap jam, dan totalnya ada 26.171 bom yang dijatuhkan AS di Irak, Suriah, Afghanistan, Libya, Yaman, Somalia dan Pakistan.

Ini baru 1 tahun, bayangkan, sejak perang AS dimulai di Timteng tahun 2001, totalnya ada berapa juta bom yang sudah dijatuhkan AS? Ada berapa juta warga yang tewas? Belum lagi kalau dihitung korban perang AS-Irak yang pertama (1990-1991). [Kalau Anda mau meneliti, banyak datanya di internet, cari saja].

Nah sekarang, ada negara yang berani melawan dan berusaha mengusir penjahat perang ini (AS) dari Timur Tengah. Tapi, Anda nyinyiri dengan berkedok “duka cita pada korban pesawat” sambil berkeras menuduh pelakunya adalah Iran, berbekal link-link berita dari media mainstream??

**

Teriring duka cita pada semua korban, baik korban kecelakaan pesawat Ukraina, maupun korban kejahatan tentara AS, serta korban kejahatan ISIS dan Al Qaida.

[1] “Sejarah Kebohongan Perang AS” https://dinasulaeman.wordpress.com/2013/09/06/sejarah-kebohongan-perang-as/

Informasi pembanding terhadap info media mainstream: https://www.presstv.com/Detail/2020/01/09/615769/Iran-plane-crash-Ukraine-

Arsip 2007 ~ Sekarang

%d blogger menyukai ini: