Kajian Timur Tengah

Beranda » iran » Pernyataan Syekh Hassoun tentang Qassem Soleimani

Pernyataan Syekh Hassoun tentang Qassem Soleimani

New Release 2013

Prahara Suriah

New Release (2013)

"journey to iran"
"doktor cilik"
"princess nadeera"
"doktor cilik"
ahmadinejad

Saya pertama kali mendengar (via youtube) orasi Mufti Agung Suriah, Syekh Dr. Ahmad Badreddin Hassoun (ulama Aswaja) ini ketika beliau berorasi menjelang pemakaman anaknya, Sariya, mahasiswa Hubungan Internasional yang gugur dibom oleh teroris Al Qaida (Oktober 2011).

Dalam suasana duka yang mendalam, beliau mampu berorasi dengan kalimat-kalimat yang powerful, meski suaranya bergetar menahan dukacita. Antara lain, beliau berkata,

“Wahai para Ulama. Wahai orang-orang yang mulia. Para syeikh Al Azhar, wahai Syeikh Al Qordhowi, wahai yang berdiri dan berkhutbah dan mengeluarkan fatwa untuk membunuh 1/3 rakyat Syria. Kini anakku telah kembali kepada Allah…”

“Ya Allah, darah kami akan menjadi saksi di hadapan-Mu, bagi siapa yang berfatwa untuk membunuh kami, bagi siapa yang memotivasi orang-orang untuk membunuh rakyat Syria, bagi siapa yang mengirimkan senjata ke Syria, bagi siapa yang mengirimkan uang [untuk pemberontakan di] Syria …”[1]

Lewat video ini, saya mendengar lagi suara bergetar menahan tangis dari Syekh Hassoun. Kali ini beliau berkata-kata mengenang Jenderal Qassem Soleimani.

Syekh Hassoun mengalami sendiri kejahatan para teroris yang mengaku “berjihad” itu, baik secara pribadi (anaknya menjadi korban), maupun sebagai ulama besar yang menyaksikan negerinya yang semula damai tiba-tiba porak-poranda akibat serbuan ISIS, Al Nusra, FSA, Jaish al Islam, dan ratusan nama milisi teror lain. Tak heran bila beliau tahu betul pentingnya perjuangan Qassem Soleimani (Quds Force) dan Abu Mahdi al Muhandis (Hashd al Shaabi).


[1] video Syekh Hassoun di pemakaman anaknya: https://www.youtube.com/watch?v=tQa4XnCyD7k (mulai 6:24)


sumber video yang ini: Maula TV

 

Arsip 2007 ~ Sekarang

%d blogger menyukai ini: