Kajian Timur Tengah

Beranda » Afganistan » Mesin Perang AS Terus Aktif Selama Pandemi Covid-19

Mesin Perang AS Terus Aktif Selama Pandemi Covid-19

New Release 2013

Prahara Suriah

New Release (2013)

"journey to iran"
"doktor cilik"
"princess nadeera"
"doktor cilik"
ahmadinejad

Di tengah pandemik global akibat virus corona, miliaran manusia di seluruh dunia didera kecemasan; sebagian menderita sakit, sebagian mengalami kesulitan ekonomi yang berat. Tetapi mesin perang AS tak pernah berhenti.

Di video ini (5 menitan) dijelaskan apa yang dilakukan AS di Iran dan Venezuela pada bulan Maret 2020 ini. Iran sebagai negara yang paling parah terdampak Covid 19 di Timur Tengah sangat membutuhkan suplai obat-obatan dan peralatan medis, namun dihalangi oleh sanksi/embargo AS, dan bahkan AS menetapkan embargo baru. Sementara Venezuela yang sudah habis-habisan dihajar sanksi ekonomi, kini menghadapi ancaman serangan militer, karena AS sudah mengirimkan pasukannya ke lepas pantai Venezuela.

Video selengkapnya (16 menit) silakan langsung saja ditonton di channel Empire Files (Abby Martin). Di dalamnya dibahas apa saja kejahatan yang dilakukan AS pada bulan Maret 2020 ini, ketika negara-negara didera wabah Covid-19. Pada 27 Maret, AS memutus bantuan kesehatan untuk Yaman, lalu pada 30 Maret, koalisi Saudi-AS kembali membombardir Yaman. Di bulan Maret juga, AS membombardir Somalia, Afghanistan, dan Irak.

New York Times memberitakan bahwa serangan ke Irak itu merupakan “upaya memanfaatkan pandemi”. NYT menulis, “Sejumlah pejabat tinggi AS mendorong agresi ke Irak ketika Iran sedang sibuk menghadapi pandemi, untuk menghancurkan milisi yang didukung Iran di Irak.”

Yang diinginkan AS sebenarnya adalah menghancurkan kubu anti-AS di Irak, karena AS tidak mau angkat kaki dari Irak, padahal parlemen Irak sudah meminta AS keluar.

Di Suriah, tentara AS terus bercokol sambil memberi lampu hijau kepada Israel untuk membombardir Suriah. AS juga melancarkan kebijakan agresif terhadap Kuba dan China.

Sementara itu, di negara-negara yang tidak diperangi secara fisik, AS berusaha semakin menancapkan dominasinya dengan menggunakan tangan IMF, Bank Dunia, dan WHO.

——
Video ini berdurasi 5 menit 50 detik dengan terjemahan Indonesia.
Ralat: menit 0:56 tertulis “untuk keluarga-” harusnya “untuk keluarga2 kaya”
Video lengkap di channel Empire Files: https://www.youtube.com/watch?v=IZymN9YYTaE&t=376s

Arsip 2007 ~ Sekarang

%d blogger menyukai ini: