Kajian Timur Tengah

New Release 2013

Prahara Suriah

New Release (2013)

"journey to iran"
"doktor cilik"
"princess nadeera"
"doktor cilik"
ahmadinejad

Teman-teman, ini ada artikel analisis bagus, ditulis oleh dosen HI Unsulbar, Mu’min Elmin.

Kutipan:
Dunia pun bertanya-tanya, ke mana Raksasa Sea Power itu? Bagaimana Iran bisa senekad itu?

Dunia telah berubah, termasuk aspek-aspek geopolitik juga berubah. Jika di era Perang Dingin polarisasi kekuasaan itu bersifat bipolar, maka hari ini kondisinya sangat multipolar. Bahkan kekuatan negara (national power) tidak lagi senada dengan ajaran Realisme Klasik yang hanya mengacu pada aspek-aspek materil (militeristik). Konstelasi geopolitik hari ini menunjukkan bahwa soft power memiliki peran besar dalam menyusun komposisi kekuatan suatu negara.

Lihat bagaimana negara-negara yang kuat secara hard power, tapi gagal dalam menghadapi pandemi Covid-19. Sebaliknya, banyak negara dengan kekuatan hard power lebih kecil yang lebih berhasil mengatasi pandemi ini. Hal itu bisa terjadi karena mereka memiliki social capital yang tinggi. Itulah soft power. Misalnya, kita melihat Iran yang mampu melewati pandemi, meski dalam kondisi diembargo sangat ketat sehingga tidak bisa bertransaksi ekonomi secara leluasa dengan negara luar, karena rakyatnya bergotong royong membuat masker dan hand sanitizer secara massal.

Dalam konteks pertarungan hard power, bagaimana Iran mampu menghadapi ancaman militer AS yang merupakan negara dengan kekuatan militer terbesar di dunia?

Iran memiliki deterrence power yang luar biasa. Secara sederhana, deterrence power dapat diartikan sebagai kemampuan suatu negara dalam menangkal dan mencegah serangan musuh melalui ancaman serangan balasan yang lebih mematikan.

Keberhasilan deterensi suatu negara sangat ditentukan oleh minimalnya tiga aspek, yaitu military power (kekuatan militer), commitment (komitmen), dan credibility (kredibilitas).

Baca selengkapnya di web ICMES ya 🙂

Mendobrak Blokade Venezuela: Deterrence Power Iran Versus AS

Arsip 2007 ~ Sekarang

%d blogger menyukai ini: