Kajian Timur Tengah

Beranda » kajian timur tengah » Antara Aleppo dan Idlib

Antara Aleppo dan Idlib

New Release 2013

Prahara Suriah

New Release (2013)

"journey to iran"
"doktor cilik"
"princess nadeera"
"doktor cilik"
ahmadinejad

Kejadian di Aleppo dulu, sebenarnya mirip dengan kondisi Idlib sekarang. Dulu, Aleppo timur dikuasai teroris selama 4 tahun. Desember 2016, tentara Suriah, dibantu pasukan sukarelawan (rakyat sipil yang angkat senjata demi membela tanah air), dibantu oleh Rusia dan Iran, memulai operasi untuk mengambil alih kembali Aleppo.

Media mainstream + media radikal + pengepul donasi serempak menggemakan “Save Aleppo.” Padahal, kenyataannya rakyat Aleppo justru bahagia karena lepas dari teroris.

Teroris dari Aleppo (dan dari wilayah-wilayah lain, seperti Ghouta.. ingat ada “Save Ghouta” juga) yang menyerah, dikirim ke Idlib. Bayangkan, ga dipenjara lho, tapi dilepas/dianterin ke Idlib dengan bus-bus berwarna hijau. Kenapa? Karena kalau terus diperangi, pemerintah Suriah nanti dituduh melakukan “kejahatan kemanusiaan” dan bisa-bisa NATO dikirim untuk menyerbu. Wis, ngalah dulu sementara.

Kini semua faksi teroris itu berkumpul di Idlib (sebuah provinsi wilayah Suriah, yang berbatasan dengan Turki). Ketika pemerintah Suriah sudah mulai ada kekuatan (wilayah lain sudah berhasil diambil alih), pemerintah ingin mengambil alih Idlib, basis terakhir para teroris. Tapi 5000 tentara Turki masuk dan bercokol di Idlib, berperang melawan tentara Suriah. Mengapa mereka bisa bertahan? Antara lain karena suplai logistik yang terus mengalir.

Kelak, ketika Idlib sudah bebas, kemungkinan akan ada video seperti di Aleppo ini, ketika rakyat bersorak sorai karena bebas dari cengkeraman teroris. Semoga mereka yang kirim logistik ke Idlib bisa segera sadar, jangan mengirim “bahan bakar” yang memperpanjang konflik di negari orang.

https://web.facebook.com/DinaY.Sulaeman/videos/747522969288083

Arsip 2007 ~ Sekarang

%d blogger menyukai ini: