Kajian Timur Tengah

Beranda » Diplomasi » Apa Benar Hamas Menggunakan “Tameng Manusia” Seperti Kata Israel (dan Para ZSM)?

Apa Benar Hamas Menggunakan “Tameng Manusia” Seperti Kata Israel (dan Para ZSM)?

New Release 2013

Prahara Suriah

New Release (2013)

"journey to iran"
"doktor cilik"
"princess nadeera"
"doktor cilik"
ahmadinejad

Dalam sebuah webinar (21 Mei), Prof Makarim Wibisono, mantan Duta Besar Indonesia untuk PBB dan Pelapor Khusus PBB mengenai situasi HAM di wilayah Palestina, menyampaikan banyak informasi menarik.

Pemaparan beliau penting untuk disimak (terutama bagi mahasiswa HI, untuk tahu bagaimana cara kerja diplomat).

Antara lain, info yang membuat saya berkata “wow” (dalam hati) saat pertama kali menyimak:

Prof Makarim menceritakan bahwa sebagai Pelapor Khusus PBB mengenai situasi HAM di Palestina, beliau tidak diberi izin oleh Israel untuk masuk ke Palestina. Tapi suatu saat, ada Dubes Israel untuk PBB menemui beliau. Si Dubes Israel ini memberi iming-iming, “Anda ini kan Pelapor Khusus PBB pertama yang bukan Kaukasia [biasanya jabatan ini dipegang orang kulit putih]… kami akan memberi Anda izin masuk ke Palestina, dan Anda akan jadi orang pertama yang kami izinkan masuk… Tapi, ada syaratnya….”

Apa syaratnya?

Ternyata, Prof Makarim akan diizinkan masuk ke Palestina asal berjanji, bahwa setelah itu beliau bersedia diwawancarai dengan wartawan dan menyatakan 3 hal ini:1. Tindakan Israel [menyerang Gaza] semata-mata karena ada serangan roket dari Hamas2. Serangan roket Hamas dilakukan dari tempat yang padat penduduk sipil [Hamas menggunakan “human shield”)3. Yang dilakukan Israel adalah pembelaan diri (self-defence)

Prof Makarim tidak mau berjanji untuk mengatakan sesuatu tanpa melihat langsung keadaannya. [Salut!!] Walhasil, beliau dilarang masuk ke sana. Beliau hanya bisa menemui/mewawancarai orang-orang Palestina di Amman, Kairo, dll. Apa saja temuan beliau mengenai kejahatan Israel? Simak saja di video ini.

Yang perlu dicatat [ini pernyataan saya, bukan dari prof Makarim]: tuduhan Israel (dan para propagandisnya di seluruh dunia, termasuk netizen ZSM di Indonesia) mengenai “human shield” (tameng manusia) sebenarnya masih sebatas tuduhan dan Israel tidak memberikan bukti dari tuduhan itu.

Jurnalis AS, Abby Martin, juga mempertanyakan bukti dari tuduhan ini. Israel hanya menuduh tanpa bukti, tapi dengan tuduhan itu, Israel membombardir Gaza dan menewaskan ratusan orang [serangan 2021] dan puluhan ribu orang [serangan di tahun-tahun sebelumnya].

Dan komunitas internasional selama ini menerima begitu saja argumen “human shield” dari Israel dan memosisikan Israel sebagai “korban” serangan Hamas.

Tapi kini tidak lagi. Zaman sudah berubah. Dunia sudah semakin paham apa yang sesungguhnya terjadi meski propagandis Israel selalu berusaha menutupinya.

Video webinar full: https://youtu.be/6y8CFNzAvHI Video Abby Martin mengenai “human shield” https://www.instagram.com/p/CPEvEVTAkzd/

Salut dan bangga pada diplomat Indonesia yang konsisten bela Palestina.

Tetap ✊🇵🇸#freePalestine

Arsip 2007 ~ Sekarang

%d blogger menyukai ini: