Kajian Timur Tengah

Beranda » Amerika » Beda Imperialisme dan Resistensia

Beda Imperialisme dan Resistensia

New Release 2013

Prahara Suriah

New Release (2013)

"journey to iran"
"doktor cilik"
"princess nadeera"
"doktor cilik"
ahmadinejad

Richard Medhurst ini jurnalis Suriah. Yang dia tulis: “Truk-truk AS meninggalkan Suriah, mencuri minyak kami; sementara truk-truk Iran masuk dengan membawa minyak untuk membantu orang-orang Lebanon. Itulah bedanya imperialisme dan kubu resistensi.”

Apa betul AS mencuri minyak Suriah?

Secara esensi, memang AS bisa disebut mencuri. Yang dilakukan oleh AS: memberikan dukungan kepada milisi Kurdi (dengan alasan melawan ISIS), lalu secara sepihak menjalin perjanjian jual-beli minyak dengan milisi Kurdi ini.

Ini terjadi di era Trump: pencurian minyak ini resmi keputusan presiden. [1] Ketika Biden berkuasa, keputusan ini tidak diperpanjang.

Jadi: faktor asing memang berperan penting dalam kekacauan/kehancuran sebuah negara. Tapi “keberhasilan” akan terjadi bila imperialis bekerja sama dengan pengkhianat pribumi.

Pihak Kurdi membela diri dengan mengatakan bahwa “itu kan minyak di tanah kami.” Padahal, sebuah bangsa terdiri dari berbagai suku bangsa dan seharusnya bersatu. Kalau tiap suku bangsa mengklaim diri berhak atas tanah dan kekayaan di dalamnya, lalu semena-mena menjual ke pihak asing, bisa bubar negara tsb.

Catatan tambahan: sebagian anasir Kurdi di Suriah (dan Irak) memang jadi pionnya AS dan Israel. Israel sangat berkepentingan agar pemerintahan Assad tumbang dan Suriah dipecah-pecah menjadi negara-negara kecil. (Penjelasan: https://dinasulaeman.wordpress.com/…/28/all-about-kurdi/ )

[1]https://www.newsweek.com/syria-trump-stealing-oil-us…\

(tentang “kubu resistensi”/muqawamah, baca status saya sebelumnya)

Arsip 2007 ~ Sekarang

%d blogger menyukai ini: