Kajian Timur Tengah

Lebanon (1)

New Release 2013

Prahara Suriah

New Release (2013)

"journey to iran"
"doktor cilik"
"princess nadeera"
"doktor cilik"
ahmadinejad

Di Lebanon, semua aktor politik terpaksa disebutkan afiliasi agama/mazhabnya. Karena, struktur politik mereka memang sangat sektarian (istilahnya: konfesionalisme). Jabatan politik dibagi-bagi atas dasar agama dan mazhab. Jadi, ketika saya membahas Lebanon dan menyebut agama/mazhab, ini memang “terpaksa.” Harap diperhatikan, ini kejadian di Lebanon, ketika agama/mazhab mereka disebut-sebut, orang Indonesia tidak usah baper ya.

Hari Kamis 14 Agustus, para pendukung Hizbullah (Muslim Syiah), Partai Amal (Muslim Syiah), dan Partai Marada (Kristen) melakukan aksi demo damai (tidak bersenjata) di depan gedung “Istana Keadilan” (Palace of Justice), menuntut agar hakim yang sedang menyelidiki kasus meledaknya gudang amonium nitrat di Beirut (Agt 2020) bersikap adil.

[Hizbullah bukan partai, melainkan lebih seperti ormas karena melakukan aktivitas ekonomi-sosial-politik, tapi juga memiliki pasukan bersenjata (untuk melawan Israel, karena Israel dulu pernah menduduki Lebaon selatan; setelah diusir oleh Hizbullah, Israel terus melakukan serangan ke Lebanon selatan.]

Tiba-tiba saja, para demonstran damai itu ditembaki oleh para sniper dari Lebanese Forces (ini bukan “tentara/militer Lebanon” ya, tetapi nama salah satu partai di Lebanon).

Nah, media mainstream (termasuk sebagian media Lebanon sendiri), sudah ramai memberitakan dengan narasi: ini semua salah Hizbullah dan memutarbalikkan banyak fakta.

Militer Lebanon awalnya mengeluarkan statemen, “ketika mereka menuju ke daerah Al-Adliya, para pengunjuk rasa ditembaki di daerah Tayouneh-Badaro.”

Tapi kemudian, petinggi militer Lebanon bertemu dengan Wakil Menteri Luar Negeri AS untuk Urusan Politik Victoria Nuland. Setelah pertemuan itu, militer Lebanon berubah omongan, “Ketika pengunjuk rasa menuju ke daerah Al-Adliya (Istana Keadilan) untuk demo, ada ‘perselisihan’ dan setelah itu terjadi ‘saling tembak’ yang menyebabkan terbunuhnya sejumlah warga dan melukai beberapa orang lainnya.”

Nah, setelah militer Lebanon berubah omongan, Nuland pun memberikan pernyataan pers. Isinya: Amerika Serikat akan memberikan tambahan $67 juta untuk mendukung militer Lebanon.

Sekarang, siapa Lebanon Forces (LF) atau “al-Quwwat al-Lubnaniya” atau “Partai Pasukan Lebanon” ini? Ini adalah partai Kristen. Dulu, pada masa perang saudara di Lebanon, LF ini belum jadi partai, tapi milisi bersenjata.

Pimpinannya bernama Samir Geagea (baca: Ja’Ja’), pernah dipenjara 11 tahun karena membunuh beberapa orang, antara lain Perdana Menteri Rashid Karami, dalam era perang saudara.

Sementara itu dulu. (Bersambung).

https://www.youtube.com/watch?v=BNukKfNpKHs

Arsip 2007 ~ Sekarang

%d blogger menyukai ini: