Kajian Timur Tengah

Beranda » Arab Saudi » Masjidil Haram Sudah “Bebas”

Masjidil Haram Sudah “Bebas”

New Release 2013

Prahara Suriah

New Release (2013)

"journey to iran"
"doktor cilik"
"princess nadeera"
"doktor cilik"
ahmadinejad
https://web.facebook.com/DinaY.Sulaeman/videos/1278843179223629

Sejak tadi pagi saya mendapati video-video dan info-info bahwa mulai hari ini (17 Okt 2021), Arab Saudi meniadakan berbagai aturan “social distancing”, termasuk di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Di video itu terlihat, stiker pembatas antar-jamaah (supaya shaf tidak rapat) sudah disingkirkan, sehingga shaf sholat bisa rapat lagi sebagai seharusnya.

Video ini saya rekam sendiri dari televisi (siaran live langsung dari Mekah), tgl 17 Okt sekitar pukul 15.20 WIB. Bisa lihat di video ada penanda waktu, jam 11.23 waktu Mekah (jadi belum masuk waktu sholat, tengah hari, pastinya panas banget). Nanti saat waktu sholat zuhur di sana, akan saya rekam lagi, saya taruh di kolom komen ya (ga janji lho, kalau ingat aja).

Berikut ini saya copas-terjemah dari Al Arabiya (media Saudi):

Arab Saudi akan mulai melonggarkan pembatasan COVID-19 pada hari Minggu [17 Oktober 2021), sehingga pertemuan/perkumpulan bisa dilakukan dan mencabut keharusan pakai masker bagi mereka yang telah menerima kedua dosis vaksin. Demikian diumumkan oleh Kementerian Dalam Negeri hari Jumat lalu.

Masker di ruang terbuka tidak lagi wajib untuk orang yang divaksinasi penuh, meskipun anggota masyarakat tetap harus memakainya di ruang tertutup dan area yang tidak dipantau oleh aplikasi pelacakan Tawakkalna.

Peraturan jaga-jarak juga akan dicabut dan tempat-tempat umum, transportasi, restoran, bioskop, dan pertemuan lainnya yang dipantau oleh Tawakkalna akan diizinkan beroperasi dengan kapasitas penuh, sekali lagi untuk orang-orang yang telah menerima kedua dosis vaksin.

Aturan lain yang dicabut adalah pembatasan pengunjung ke Masjidil Haram. Jemaah yang telah menerima kedua dosis vaksin sekarang dapat mengunjungi masjid sambil mengenakan masker dan menggunakan aplikasi pelacakan Umrah. Aturan yang sama akan berlaku untuk Masjid Nabawi di Madinah.

(https://english.alarabiya.net/…/Saudi-Arabia-to-ease…)

Allohummarzuqna ziarota baitikal mu’adzdzom warosulikal mukarrom fi hadzal’am wafi kulli ‘am biahsanilhaq.

Arsip 2007 ~ Sekarang

%d blogger menyukai ini: