Kajian Timur Tengah

Beranda » Amerika » Iran Melawan Embargo AS (2)

Iran Melawan Embargo AS (2)

New Release 2013

Prahara Suriah

New Release (2013)

"journey to iran"
"doktor cilik"
"princess nadeera"
"doktor cilik"
ahmadinejad

Kejadiannya tanggal 24 Oktober. AS diam-diam saja. Tidak ada pernyataan apapun. Sampai akhirnya, tanggal 4 November, Iran merilis video operasi angkatan laut (AL) IRGC (Garda Revolusi Iran) dalam menyita kapal tanker di Laut Oman. Kapal tanker yang membawa minyak Iran itu merapat di pelabuhan Bandar Abbas pada 25 Oktober.

[Kapal tanker itu bernama “SOTHYS.” Menurut pelacakan media, kapal tanker itu tercatat berbendera Vietnam. Sangat biasa sebuah negara membawa minyak dengan menyewa kapal tanker berbendera negara lain, jadi ga usah bingung]

Pernyataan Jubir AL IRGC Iran: “Dengan tindakan tepat waktu dan otoritatif dari pasukan angkatan laut IRGC, operasi Angkatan Laut teroris AS untuk mencuri minyak Iran di Laut Oman telah gagal.” [literally: “the U.S. terrorist Navy’s operation”]

Jawaban Jubir Pentagon: Klaim Iran itu benar-benar salah.. itu klaim palsu. Kenyataannya, pasukan Iran telah menangkap sebuah kapal tanker minyak berbendera Vietnam bulan lalu, dan pasukan angkatan laut AS hanya “memantau situasi.”

Logika saja: kalau Iran benar-benar melanggar hukum internasional, membajak kapal negara lain, dengan disaksikan langsung AL AS, sejak detik awal AS pasti sudah koar-koar di media, merilis rekaman aksi pembajakan itu. DK PBB juga akan dikerahkan untuk kasih embargo tambahan. Tapi ini mereka diam-diam saja, sampai Iran duluan yang merilis video operasi militer di Laut Oman.

Netizen yang melek geopolitik, paham: sebenarnya ini kita sedang diskusi soal “state piracy” yang dilakukan AS. Ini bukan pertama kalinya dilakukan AS (baca status saya kemarin). Kita sedang diskusi soal resistensi: bagaimana sebuah negara dengan postur militer yang lebih kecil tetap berani melawan kekuatan militer terbesar di dunia.

[Ibaratnya dulu pejuang kemerdekaan Indonesia juga berani lawan Belanda yang punya kekuatan militer lengkap. Artinya, mental dan nyali itu penting.]

Tapi, apa komentar netizen takfiri/wahaboy? “Omong kosong! Syiah itu tidak bermusuhan dengan AS! Syiah itu sekutu AS dan Israel! Ini FP Syiah! Kafir!”

Benar-benar terlihat ya, beda level kecerdasan di antara netizen melek geopolitik dan netizen takfiri. 😃

Silakan dilihat saja videonya, yang ini lebih jelas, dikasih info posisi-posisi kapalnya.

[Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=h22O29srVms]

Arsip 2007 ~ Sekarang

%d blogger menyukai ini: