Kajian Timur Tengah

Beranda » Afganistan » Gimana Kabar “Jihadis” dari Suriah di Ukraina?

Gimana Kabar “Jihadis” dari Suriah di Ukraina?

New Release 2013

Prahara Suriah

New Release (2013)

"journey to iran"
"doktor cilik"
"princess nadeera"
"doktor cilik"
ahmadinejad
https://web.facebook.com/DinaY.Sulaeman/videos/1406270366471099

Beberapa waktu yll saya menulis soal pengiriman “jihadis” dari Suriah. Sumbernya Al Mayadeen. Nah, ada komentator nyinyir soal foto (karena Al Mayadeen ternyata pakai foto lama, tapi sebenarnya, kalau pakai logika, informasi pengiriman “jihadis” ini kan diam-diam, jadi memang tidak/belum ada fotonya). Lalu ada juga yang nyinyir karena Al Mayadeen memasukkan info yang salah soal pertemuan Putin dengan pemimpin Jerman.

Saya sudah menuliskan update info di status tsb (mengoreksi soal foto dan soal pertemuan Putin).

Tapi, yang PALING PENTING DIPERHATIKAN adalah: benarkah ada pengiriman “jihadis” dari Idlib ke Ukraina?

Kalau saya, saya berpegang pada rekam jejak para “jihadis” binaan Turki ini: mereka memang pernah dikirim untuk perang di wilayah lain (ke Libya, ke Azerbaijan). Jadi tidak aneh sama sekali kalau mereka juga dikirim ke Ukraina. Selalu ingat: follow the money. Di semua perang-oerang itu sebenarnya siapa dalangnya? Karean sama, ya sangat mungkim ada “transfer pasukan.”

Dari wawancara ke salah satu “pejuang asing” dari Barat yang menyerah, diketahui bahwa dia masuk ke Ukraina juga dari Suriah, tapi beda jalur. Kalau orang Barat yang “berjuang” di Suriah biasanya bergabung dengan Kurdi untuk melawan ISIS. Nah, di Suriah ini rupanya ada orang/makelar yang memang biasa merekrut pasukan untuk dikirim ke wilayah-wilayah konflik.

[ISIS di Suriah juga dikirim ke Afghanistan. Makanya di Afghan jadi banyak ISIS-nya dan melakukan aksi-aksi teror pengeboman di Afghanistan. Harap dibedakan Taliban dan ISIS ya. Tidak bisa saya jelaskan sekarang (tapi sudah berkali-kali saya jelaskan di webinar).

Nah, akhirnya, muncul juga berita resmi dari pihak Rusia, soal “jihadis”: MEMANG ADA “jihadis” yang saat ini berada di Ukraina.

Selain itu, di beberapa channel Telegram juga ada berita mengenai ditemukannya mayat orang yang tewas akibat siksaan. Menurut pasukan Donets (yang menemukan mayat itu), diduga kuat itu jasad orang dari Timur Tengah dan pembunuhnya adalah Azov (neo-Nazi). Azov memang diketahui membunuhi/menembaki orang-orang foreign fighter yang berniat melarikan diri dari perang.

Di video: tentara Chechnya menemukan ada bendera Saudi dan Turki di salah satu lokasi di Mariupol. Saya ga ngerti bahasa Chechnya ya, tapi bisa kita lihat si tentara menyebut syahadat saat melepaskan bendera hijau (sepertinya, dia menghormati bendera itu karena ada syahadatnya, sehingga mau diambil saja benderanya). Sumber video: channel Telegram Ramzan Kadyrov.

—-

Ringkasan isi berita RT.com (18 April 2022):

Diperkirakan 6.824 “pejuang asing” (foreign fighter) asing dari 63 negara telah datang ke Ukraina untuk membantu rezim Zelensky, demikian disampaikan Kemenhan Rusia. Dari jumlah tersebut, 1.035 telah “dihancurkan”, sementara beberapa ribu masih tersisa. Empat ratus “pejuang asing” masih bersembunyi di Mariupol.

Kelompok “pejuang asing” terbanyak berasal dari Polandia (1.717 orang), sementara sekitar 1.500 berasal dari AS, Kanada, dan Rumania, 300 orang dari Inggris dan Georgia, sementara 193 berasal dari WILAYAH SURIAH YANG DIKUASAI TURKI.

[Yang paham konflik Suriah, paham bahwa yang dimaksud adalah Idlib. Saya sudah sering cerita soal Idlib ini, ini provinsi di Suriah yang berbatasan dengan Turki dan masih dikuasai oleh teroris-teroris dari berbagai faksi.]

Menurut jubir Kemenhan Rusia, 1.035 tentara bayaran asing telah dibunuh oleh pasukan Rusia dan 912 melarikan diri dari Ukraina, sedang 4.877 yang masih aktif di kota-kota Kiev, Kharkov, Odessa, Nikolaev dan Mariupol. (https://www.rt.com/…/554029-foreign-mercenaries…/)

Arsip 2007 ~ Sekarang

%d blogger menyukai ini: