Kajian Timur Tengah

Beranda » Amerika » (2) Hepatitis Akut, Wabah Berikutnya?

(2) Hepatitis Akut, Wabah Berikutnya?

New Release 2013

Prahara Suriah

New Release (2013)

"journey to iran"
"doktor cilik"
"princess nadeera"
"doktor cilik"
ahmadinejad

WHO dan Kemenkes akhir April 2022 sudah mengeluarkan peringatan mengenai penyakit “hepatitis akut misterius”. The Independent (media Inggris) kemarin (4 Mei) merilis berita mengutip Lord Gates “there is still a risk of a C*vid variant that is ‘even more transmissive and even more fatal” (masih ada risiko varian C*vid yang ‘lebih menular dan bahkan lebih fatal).

Silakan membaca dulu tulisan saya sebelumnya “Hipotesis Varian Shanghai,” agar bisa lebih paham. Berdasar hipotesis ini, reseptor varian Shanghai ini merusak kinerja pankreas dan hati (liver). Sementara itu, hepatitis merupakan kondisi peradangan hati (liver). Di web resmi WHO ditulis, “Sementara adenov*rus adalah hipotesis yang mungkin, penyelidikan sedang berlangsung untuk menemukan agen penyebabnya.”

Lalu, mari kita ingat, secara hampir serempak di dunia dienjuskan vaksin AZ yang mengandung adenov*rus simpanse yang live (hidup), disebut Chadox, artinya: chimpanzee (Ch) adenov*rus-vectored vaccine (Ad), yang dikembangkan oleh University of Oxford (Ox), Inggris.

Menurut klaim pembuatnya (dan para endorsernya): adenov*rus itu dimodifikasi untuk menghindari replikasi (perbanyakan di dalam tubuh) sehingga aman ketika dienjuskan ke tubuh manusia.

Yang perlu dicatat:

1. Ada “modifikasi” pada adenov*rus ini (artinya, Chadox adalah “buatan” manusia, atau v*rus mutan). Ini sama seperti varian Shanghai, ada tangan manusia yang memainkan v*rusnya (baca “Hipotesis Varian Shanghai”).

2. Apa benar Chadox tidak bereplikasi dalam tubuh manusia?

Seorang virolog Indonesia, berinisial MIC, anak bangsa yang sangat nasionalis, yang mau berpayah-payah meneliti c*vid sejak 2020, mempertanyakan:

Kalau tidak bereplikasi, bagaimana v*rus mutan chadox bisa diperbanyak untuk dijadikan vaksin? Karena, v*rus itu DITUMBUHKAN di sel HEK 293 (Human Embryonic Kidney) agar bisa diperbanyak dan dibuat vaksin. Nah, apa yang akan terjadi jika v*rus mutan chadox disuntikkan ke manusia, atau ibu hamil yang punya embrio anak di dalam tubuhnya?

Berbekal hipotesis ini, MIC menyuntikkan vaksin AZ ke kelinci lalu dinekropsi 3 minggu kemudian, hasil yang ditemukan: kelinci méngalami hepatitis parah, pneumonia, dan radang di organ reproduksi.

Riset ini dilakukan bulan Mei 2021. Dengan demikian, Pak MIC sudah jauh-jauh hari bicara ke publik : pilihlah vaksin yang aman, semua vaksin TIDAK sama. Hasilnya? Baik beliau sendiri, maupun kami-kami yang menyebarkan info ini, disebut hoax dan dibully “ooh.. ini info dari dokter hewan itu ya?” (dengan nada mengejek).

Pak MIC kemudian bekerja sama dengan rekannya, dr. SA. Pak dokter SA menemukan formula herbal untuk menanggulangi KIPI akibat Chadox ini, yaitu formula satu tiga satu.

Tapi, seiring dengan potensi mewabahnya C*vid varian Shanghai, sangat mungkin terjadi double infection dengan Chadox, sehingga formula herbal yang awal tidak akan mempan lagi. Pak dr. SA sudah merumuskan formula baru, xxx x xxx, disebarkan gratis, bisa dibuat dengan murah oleh rakyat.

Terakhir, dengan merebaknya hepatitis akut ini, saya pikir mereka yang berkata “jangan pilih-pilih vaksin, semua vaksin sama saja,” perlu berpikir ulang dan berendah hati untuk belajar soal virologi, imunologi, dan vaksinologi, supaya tidak mudah dibohongi para “pakar” dan media. Masyarakat pun, harus aktif belajar, demi melindungi diri dan keluarga.

——————————

**Untuk yang mau belajar lebih lanjut soal “hepatitis akut misterius” ini, dengan berbasis ilmu virologi yang akurat, silakan simak penjelasan Pak MIC di YT:

-Wabah Hepatitis? Gimana Solusinya? Bagian 1: https://www.youtube.com/watch?v=9Ud5U7i8MD8

-Wabah Hepatitis? Gimana Solusinya? Bagian 2: https://www.youtube.com/watch?v=2MDIyrd02Sc

**Penjelasan formula xxx x xxx, silakan baca sendiri di https://pekokers.wordpress.com/…/mengantisipasi-varian…/)

**Tulisan “Hipotesis Varian Shanghai” : https://www.facebook.com/DinaY.Sulaeman/photos/a.234143183678611/1411153332644251/

[Nama-nama disamarkan karena menghindari pemblokiran FB, meski ga jamin juga saya bebas diblokir. Sudah banyak nih yg jadi korban f*ck checker. Kalau akun ini diblokir, saya sudah ada FP back-up ya, Dina Y. Sulaeman-2]

Arsip 2007 ~ Sekarang

%d blogger menyukai ini: