Kajian Timur Tengah

Beranda » Afrika Selatan » #menolaklupa

#menolaklupa

New Release 2013

Prahara Suriah

New Release (2013)

"journey to iran"
"doktor cilik"
"princess nadeera"
"doktor cilik"
ahmadinejad

Tahun 2018. Ustadz Abdul Somad (UAS), selama konflik Suriah sering berkomentar provokatif, antara lain menyebut bahwa konflik di Suriah adalah antara umat Sunni versus Syiah, dan menuduh Presiden Bashar Assad telah melakukan pembantaian terhadap warganya sendiri yang Sunni.

Di antara yang ditulis UAS dalam akun Facebook-nya, “Bashar Al-Assad adalah penjahat kemanusiaan seperti Hitler, Stalin, Lenin, Polpot, dan lain sebagainya. PENDAPAT INI kami ambil dari guru kami seorang Ulama ahli hadits Suriah bernama SYAIKH MUWAFFAQ, mursyid thariqat syadziliyyah di Suriah yang kami telah mendapatkan SANAD darinya.”

Menanggapi pernyataan UAS yang menjadi viral di media sosial itu, ikatan alumni Suriah, Alsyami, telah mengirimkan undangan untuk bertabayun.

Dalam undangan Alsyami kepada UAS disebutkan, “Memperhatikan pernyataan Anda yang beredar di media sosial terkait kehidupan beragama dan bernegara di Suriah, kami menemukan ada banyak poin yang tidak sesuai dengan fakta yang kami ketahui dari guru-guru (masayikh) dan kawan-kawan kami di Suriah yang menjadi sebagai saksi mata, menjalani setiap detik kehidupan di sana, dan merasakan atmosfer, serta membaca sejarahnya. Untuk itu dengan hormat, dalam rangka melaksanakan perintah Allah agar senantiasa ‘tawasaw bil haq’ kami mengundang Anda untuk tabayun bersama kami…”

UAS diminta hadir dalam Silaturrahim Nasional ke-6 dan Halaqah Ulama Suriah di Kota Medan, Sumatera Utara pada 9-11 Maret 2018, untuk bertabayun. Tapi ia tidak hadir. [1]

***

Foto: Pada bulan November 2018, ulama besar Suriah, Syeikh Dr. Muhammad Adnan al-Afyouni, yang merupakan Ketua Dewan Rekonsiliasi Nasional Suriah dan Mufti Provinsi Ibukota Damaskus, datang ke Indonesia.

Beliau bertemu Menag saat itu, Lukman Hakim Saifuddin.

Syekh Adnan antara lain mengatakan, “Kami dulu menerima mahasiswa dan pelajar dari 60 negara. Namun saat krisis mereka pulang ke negara masing-masing kecuali mahasiswa Indonesia dan Afrika. Mereka meminta saran dan saya katakan, bila kalian menetap kami akan menjaga kalian lebih dari pada anak-anak kami, dan mereka memilih menetap di Suriah.”

Sementara itu, Menag Lukman Hakim mengatakan, “Mewakili pemerintah Indonesia kami sangat berterima kasih atas sambutannya dan perlindungan kepada pelajar Indonesia. Bagi banyak masyarakat Indonesia, terutama santri, Suriah punya nilai tersendiri yang dikenal dengan ulamanya yang alim, moderat dan masyarakatnya ramah.” [2]

Pada bulan Oktober 2020, Syekh Adnan gugur akibat bom yang diledakkan teroris.

Lahul faatihah ma’ash sholawaat.

Rujukan

[1] https://islami.co/ceramah-terkait-krisis-suriah-ikatan…/

https://liputanislam.com/…/akankah-ustadz-abdul-somad…/

[2]https://kemenag.go.id/…/indonesia-suriah-jalin…

Arsip 2007 ~ Sekarang

%d blogger menyukai ini: