Kajian Timur Tengah

Beranda » Amerika » Para elit yang tidak kompeten.

Para elit yang tidak kompeten.

New Release 2013

Prahara Suriah

New Release (2013)

"journey to iran"
"doktor cilik"
"princess nadeera"
"doktor cilik"
ahmadinejad
https://web.facebook.com/DinaY.Sulaeman/videos/3278202662402895

Biden dan Macron ngobrol pelan di KTT G7, tapi ada wartawan yang mendengarkan. Intinya, Macron mengatakan kepada Biden bahwa Arab Saudi dan UEA tidak memiliki kapasitas minyak yang cukup untuk menggantikan minyak Rusia:

Kata Macron, “Saya berbicara dengan MbZ (Mohammed bin Zayed). Dia memberitahuku dua hal. Bahwa dia sudah maksimal, pada kapasitas produksi maksimal. Inilah yang dia klaim. Dan kemudian dia mengatakan bahwa Saudi dapat meningkatkan produksi sebesar 150.000 barel per hari. Mungkin sedikit lebih, tetapi mereka tidak akan memiliki kapasitas tambahan sampai enam bulan dari sekarang.”

AS terus melakukan kebijakan-kebijakan yang irasional. Mengembargo Rusia, lalu menghabiskan uang miliaran dollar untuk kirim senjata ke Ukraina (tentu, dengan harapan, kalau perang selesai, Ukraina akan bayar). Tapi konyolnya, kemana senjata itu pergi, bahkan AS sendiri tidak terlalu yakin.

CNN pada bulan April 2022 menulis berita berjudul, “Apa yang terjadi dengan senjata yang dikirim ke Ukraina? AS tidak benar-benar tahu.” Intinya, pemerintah AS sendiri mengkhawatirkan bahwa mereka tidak bisa sepenuhnya mengontrol distribusi senjata itu dan sangat mungkin jatuh ke “tempat yang tidak mereka harapkan.”

CNN juga menulis, “Karena militer AS tidak ada di lapangan, AS dan NATO sangat bergantung pada informasi yang diberikan oleh pemerintah Ukraina. Secara pribadi, para pejabat mengakui bahwa Ukraina hanya memberikan informasi yang akan membuat mereka bisa mendapatkan lebih banyak bantuan, lebih banyak senjata, dan lebih banyak bantuan diplomatik.”

Yang tetap dan selalu untung dalam situasi ini tentu saja para pebisnis perang. Dan para elit dunia ini sedemikian tidak kompetennya sehingga mau saja dibodoh-bodohi dengan mengorbankan kesejahteraan rakyat mereka sendiri.

Arsip 2007 ~ Sekarang

%d blogger menyukai ini: