Kajian Timur Tengah

Beranda » Amerika

Category Archives: Amerika

Gagal Fokus Covid

Mengapa sih Dr. Judy (video Plandemic) naik daun, videonya viral luar biasa? Jelas karena Covid. Kalau tidak ada Covid, ga bakal viral. Maka, fokus utama orang saat menonton Plandemic seharusnya adalah pernyataan dia soal Covid.

Tapi para “pemeriksa fakta”, bekerja sama dengan Big Tech, langsung melabeli video itu hoaks dengan cara menshare link media di Barat yang menjelek-jelekkan kredibilitas Dr. Judy. Kill the messenger. Padahal, untuk masalah Covid, bukankah di video ada dokter-dokter AS lain yang juga dikutip pendapatnya? Jawab: POKOKNYA hoaks.

Video Dr. Erickson, juga disebut hoaks oleh “pemeriksa fakta” yang rupanya lebih dokter daripada dokter. Padahal, klinik dokter ini sudah mengetes ribuan orang sehingga dia mendapatkan data dengan tangannya sendiri lalu mengambil kesimpulan berbasis data itu. Tapi, POKOKNYA hoaks!

(lebih…)

Tulisan terbaru di ICMES: “Black Lives Matters”, Demikian Pula dengan Nyawa Bangsa Yaman

Perhatian dunia saat ini tersedot oleh aksi demo besar-besaran di AS, memrotes tindakan polisi Minnesota yang membunuh seorang warga kulit hitam, George Floyd. Mereka bergerak antara lain dengan slogan “Black Lives Matters” (Nyawa Orang Kulit Hitam Berharga).

Bukankah demikian pula dengan nyawa orang Yaman? Sayangnya, dunia tidak banyak peduli. Media mainstream sangat minim meliput konflik di Yaman. Kini, setelah virus Corona merebak, tiba-tiba saja PBB yang selama ini terlihat pasif, bersama Arab Saudi, yang selama 5 tahun membombardir Yaman, merasa perlu untuk mengadakan konferensi penggalangan dana “penanggulangan Covid di Yaman”.

(lebih…)

Teman-teman, ini ada artikel analisis bagus, ditulis oleh dosen HI Unsulbar, Mu’min Elmin.

Kutipan:
Dunia pun bertanya-tanya, ke mana Raksasa Sea Power itu? Bagaimana Iran bisa senekad itu?

Dunia telah berubah, termasuk aspek-aspek geopolitik juga berubah. Jika di era Perang Dingin polarisasi kekuasaan itu bersifat bipolar, maka hari ini kondisinya sangat multipolar. Bahkan kekuatan negara (national power) tidak lagi senada dengan ajaran Realisme Klasik yang hanya mengacu pada aspek-aspek materil (militeristik). Konstelasi geopolitik hari ini menunjukkan bahwa soft power memiliki peran besar dalam menyusun komposisi kekuatan suatu negara.

(lebih…)

Mengenang Morales dan Salar de Uyuni

Baru saja saya melihat video Salar de Uyuni, https://web.facebook.com/DinaY.Sulaeman/videos/583143408994456/?t=0 indah sekali. Saya jadi teringat pada tulisan saya bulan November 2019, tak lama setelah Morales dikudeta oleh kelompok “ultra kanan”.

Ada kesamaan antara kudeta di Bolivia dan “proyek penggulingan rezim” di Suriah. Pertama, aksi bersenjata penggulingan Assad dimulai beberapa saat setelah Iran-Suriah sepakat (Juli 2011) membangun jalur pipa gas Iran-Irak-Suriah-Eropa (tentu saja direstui Rusia; dan China hampir pasti ikut dapat proyek). Morales juga dikudeta setelah menolak perusahaan Barat (tapi menerima Rusia-China) untuk penambangan lithium.

Dalam tulisan seorang doktor ilmu politik dari Kanada, CJ Atkins [1] disebutkan bahwa Lithium adalah bahan utama untuk baterai yang memicu revolusi mobil dan smartphone dunia. Analis pasar berspekulasi bahwa pada pertengahan 2020-an, lithium akan jadi barang mahal karena tingginya permintaan “emas abad ke-21” ini.

Diperkirakan, 25 -45% cadangan lithium yang ada bumi ini berada di padang garam “Salar de Uyuni” yang terletak di Andes, Bolivia.

(lebih…)

Assalamualaikum, Iran!

Ucapan itu disampaikan oleh Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, baru-baru ini. Lihat videonya.

https://web.facebook.com/DinaY.Sulaeman/videos/3243434065708300/?t=0

Pada 20 Mei, Wall Street Journal memberitakan bahwa kapal tanker Iran yang membawa bensin (gasoline) telah melawati Terusan Suez dan melanjutkan perjalanan ke Venezuela. Diperkirakan besok (24 Mei) akan masuk ke perairan Venezuela. Selain kapal tersebut, ada 4 kapal tanker Iran lagi yang menyusul (mungkin lebih); jarak mereka tak jauh dari kapal pertama.

Iran dan Venezuela merupakan dua negara yang bersatu dalam kubu perlawanan terhadap negara-negara eks-kolonialis/imperialis yang masih ingin terus memaksakan dominasi dan hegemoni mereka di berbagai penjuru bumi.

Keduanya sama-sama diembargo oleh AS. Venezuela kini mengalami kesulitan bahan bakar dan Iran mau mengirimkannya, dengan menempuh segala resiko. AS sudah menempatkan armada tempurnya di perairan yang akan dilewati Iran.

(lebih…)

Sepuluh hari terakhir di bulan Ramadan, selain momen untuk mengintensifkan ibadah, juga merupakan momen untuk kembali menyuarakan dukungan untuk Palestina.

Berikut ini ada tulisan bagus sekali dari pakar komunikasi, Bapak Syafiq Basri (saya copas dari Kompas.com 17 Mei 2020).

***

TENTANG RUMAH DAN JUMAT TERAKHIR RAMADHAN
Syafiq Basri Assegaff
(Pengamat masalah sosial Pengamat masalah sosial keagamaan, pengajar di Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR, Jakarta)

BILA Anda bosan di rumah gara-gara wabah Corona, mungkin itu saatnya Anda bercermin pada dua perkara ini. Pertama: bayangkan betapa bosan, sedih dan kacaunya kehidupan Anda jika harus hidup terusir di pengungsian, sedangkan kampung halaman hanya berjarak 130-an kilometer.

Tetapi Anda tidak boleh pulang untuk berladang atau kembali beternak kambing, sementara anak-anak Anda juga tak bisa pergi ke sekolah yang dulu, atau balik mengaji di surau guna melantunkan Ratib Haddad, Maulid, membaca wirid, Barzanji atau pun melantunkan Doa Kumail.

Yang di atas itu di Indonesia, yang terjadi pada ratusan pengungsi asal Sampang, Madura – yang terusir sejak belasan tahun lalu dan mulai 2011 hingga kini terpaksa tinggal di Rumah Susun Puspa Agro, Jemundo, Sidoarjo, Jawa Timur.

(lebih…)

Surat Terbuka Ibu Dr. Siti Fadillah Supari (16 Mei)

Mantan Menteri Kesehatan Dr. Siti Fadillah Supari telah mengirimkan surat terbuka, bertanggal Sabtu (16/5/2020). Surat itu ditulis tangan oleh teman sekamar ibu Dr. Siti di Rutan Pondok Bambu karena beliau sudah tidak kuat menulis. Surat tersebut kemudian ditandatangani Siti, dan agar lebih jelas diketik ulang di luar penjara. Berikut ini isinya:

**********

Bangkitlah Indonesia Sekarang Juga, Jangan Tunggu Vaksin

Oleh: Dr. Siti Fadilah Supari, Sp.JP(K)

Pak Jokowi telah menetapkan agar melonggarkan PSBB, dengan maksud agar bangsa ini secara bertahap mampu mengembalikan kegiatan sosial dan membangun perekonomian Indonesia pulih kembali.

Seperti yang kita saksikan, seluruh dunia terpuruk. Meski negara adidaya seperti Amerika pun menderita , bahkan kasusnya terbanyak di dunia dan kematiannya pun sangat banyak. Pergerakan ekonomi dan perdagangan terhenti.

Di Eropa pun demikian juga korbannya juga cukup banyak. Apalagi khusus di negara Italia sangat parah boleh dikatakan terbanyak bila dibandingkan dengan jumlah penduduk .

Saat ini mereka semua mulai menggeliat sadar mereka harus bangun dari ketakutan dan kekawatiran. Mereka harus bangun dari keterpurukan ini utk memulai kehidupannya lagi .
Namun Bill Gates mengatakan bahwa yang mampu menghentikan wabah covid hanyalah vaksin corona . Dimana dia sangat yakin vaksin unggulan nya akan siap 18 bulan kedepan. Bill Gates juga menekankan kalau pun wabah corona ini berhenti , belum tentu kalian bisa kembali seperti dulu lagi (??) Mungkin dia mengacu ketika flu Spanyol 1918 selesai. Terjadi perubahan peradaban yang sama sekali berbeda dari sebelumnya.

(lebih…)

Teman-teman, ada webinar lagi nih, hari Selasa 19 Mei 10-11.30 WIB.

Kali ini akan membahas buku yang baru terbit, judulnya “Qassem Soleimani, Jalan Cinta Sang Penumpas ISIS”.

Saya ikut kasih endorsment di buku itu, saya tulis begini:

“Buku yang luar biasa. Dengan narasi bercerita yang seru, buku ini membantu kita memahami detil-detil sejarah di balik terbentuknya ISIS dan peta konflik di Timur Tengah, bagaimana peran Qassem Soleimani dalam melawan ISIS, dan apa itu filosofi perjuangan sejati. Saya sangat menikmati buku ini.”

**
Narasumber:
-Para penulis buku (Alfian Hamzah, Irman Abdurrahman, Musa Al Kadzim)
-Zuhairi Misrawi
-Dina Y. Sulaeman

Moderator: Hertasning Ichlas

Special performance: Sujiwo Tejo

Diskusinya via ZOOM, pendaftaran, cek di eflyer (foto).

“Saatnya Dunia Berubah”

Ini sebenarnya judul buku ibu Dr. Siti Fadillah (beliau dokter dan Doktor). Saya pinjam untuk cerita sedikit soal perubahan dunia yang saya saksikan terkait Covid.

Video Plandemic, saking viralnya di seluruh dunia, sampai-sampai Big Tech mengerahkan seluruh daya upaya –dan dana besar tentunya– untuk menahan peredaran video ini. Sungguh kontraproduktif. Semakin kalian berupaya membungkam, semakin yakin orang bahwa video itu benar. Semakin militan mereka menyebar video itu melalui berbagai platform.

Padahal lebih baik dibiarkan saja dan didiskusikan, tapi bukan dengan cara membunuh karakter si narasumber. Membunuh karakter narasumber sama persis seperti kelakuan kaum Wahabi yang suka ngatain Syiah-Syiah-Syiah pada para penulis yang membongkar hoaks Suriah. Dan sebagian Wahabi memang ahli ber-taqiyah (pura-pura moderat dan pura-pura antihoaks). 😀

Lalu, Bill Gates yang demen banget berkoar-koar soal “lockdown 18 bulan sampai semua orang divaksin” juga mendapatkan perlawanan dari netizen. Medsos BG diserbu netizen dari berbagai negara, mereka marah dan mengata-ngatai. Dihapus-hapusin dong, tapi netizen tetap gigih copas ulang komennya.

(lebih…)

“Mereka yang Mau Mendengar Semua Kata-Kata dan Memilih yang Terbaik”

[Pengumuman Giveaway]

Giveaway yang kemarin saya lakukan bermula dari heboh masalah video Plandemic. Video itu sangat viral (di seluruh dunia) dan kemudian terjadi pembungkaman besar-besaran, setiap kali diupload di Youtube, langsung dihapus.

Khusus di Indonesia, FB bekerja sama dengan sebuah organisasi pemberantas hoaks dan sebuah media, untuk memberangus video ini. Mereka gunakan kata “fact check”. Fakta apa yang dicek? Hanya latar belakang narasumber (Dr. Judy Mikovits). Tentu saja, yang dipilih sebagai bantahan adalah artikel-artikel yang menjelek-jelekkan Dr. Judy.

Padahal, ada fakta yang jauh lebih krusial diperhatikan di video itu: ada beberapa dokter yang juga tampil di video itu, yang mempertanyakan kejanggalan penanganan Covid-19. Fakta itu seperti sengaja dikaburkan oleh para “pemeriksa fakta”, mereka hanya fokus share link kontra Dr. Judy-nya.

Giveaway yang saya lakukan kemarin, tidak terduga, sambutannya sangat banyak. Buku itu tentang Suriah. Kaitannya dengan Covid adalah: keterbukaan informasi.

(lebih…)