Kajian Timur Tengah

Beranda » kajian timur tengah

Category Archives: kajian timur tengah

Bunker-Buster Israel

https://web.facebook.com/DinaY.Sulaeman/videos/461170179350479

Beberapa komentator pembela Israel di status saya sebelumnya mempertanyakan, bahkan MENUDUH saya tidak jujur, “Mosok dibom gitu aja gedung bisa runtuh.. kok kayak disengaja??”

Sesungguhnya saya sangat marah membaca komentar orang-orang sejahat itu, hati nurani mereka memang sudah rusak parah. Tapi, saya pikir, ini kesempatan juga untuk terus memberitakan kejahatan Israel secara lebih detil.

Lihat video ini, direkam live oleh Aljazeera, TAHUN 2021 (bukan tahun ini), gedung kantor mereka hancur dibom Israel.

Kok bisa sehancur itu? Orang cerdas bernurani akan menelaah. Sebaliknya, para ZSM jahat berkata, “Itu gedung kayaknya dihancurkan sendiri oleh orang Palestina, gak mungkinlah bom Israel bisa bikin rata begitu?”

(lebih…)

GAZA

https://web.facebook.com/DinaY.Sulaeman/videos/3241768302757784

1/Kemarin, Israel kembali membombardir Gaza. Ini adalah serangan bom entah keberapa kalinya. Dunia hanya bisa mengecam, lalu lupa, lalu terjadi lagi. Di video ini kompilasi bbrp momen p’boman Israel di Gaza.

2/ Selain dibombardir oleh Israel, sejak 2007, Jalur Gaza juga diblokade ketat, hanya ada 2 pintu perlintasan yg dibuka semaunya (b’gantung kemauan tentara Zionis). Blokade sdh b’langsung 15 thn & m’akibatkan penderitaan berat warga Gaza.

3/Pintu perlintasan Karem Abu Salem adlh satu2nya jalur keluar-msk barang komersial di Gaza, utk memenuhi kebutuhan hidup 2 jt warga Gaza. Pnutupan p’lintasan mmbuat pasokan bahan bakar terputus, shingga p’operasian p’bangkit listrik satu2nya di Gaza jg t’hambat.

(lebih…)

China Daily tentang perkembangan terbaru Saudi-Iran(mengutip pendapat saya)

Pada KTT yang dipimpin Dewan Kerjasama Teluk baru-baru ini di Jeddah, Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal Bin Farhan mengatakan kepada wartawan bahwa pembicaraan antara negaranya dan Iran telah positif, dan bahwa tangan Saudi diperluas ke Iran untuk mencapai hubungan normal.

Dan, “Irak memiliki peran penting dan mendasar dalam mendorong negosiasi ke depan dengan cara yang membuat kami dapat melanjutkan pembicaraan ini,” menteri luar negeri Saudi seperti dikutip oleh Rudaw, sebuah kelompok media di Wilayah Kurdistan Irak.

Dina Yulianti Sulaeman, direktur Indonesia Center for Middle East Studies, mengatakan kepada China Daily bahwa para pemimpin Saudi kali ini “bersikap lebih rasional” karena mereka menyadari bahwa kekuatan hegemonik Amerika Serikat tidak lagi berfungsi sebaik “sebelumnya”.

Selengkapnya:

https://www.chinadailyhk.com/article/282110?fbclid=IwAR3R3ZJmsBP3thj-qF2E0YbOwGUhIWKDvatKXQ6W-CBQyvNXg1iTCbPNjKw#Saudi-Iran-pragmatic-talks-seen-good-for-region

Agak heran juga…hari gini kok masih ada yang ga paham konflik Suriah? Masih bilang: “Awalnya demo damai lalu direpresi oleh rezim.” Padahal sudah berlalu 11 tahun dari pertama kali munculnya aksi demo di Deraa/Daraa. Kalau yang bilang gini simpatisan Al Nusra/Al Qaida atau orang awam sih bisa “dimaklumi” ya.. tapi kalau bukan.. entahlah.. speechless deh…

Kalau rezim Assad jahat sama Sunni, mendiskriminasi, apa mungkin mahasiswa-mahasiswa Sunni dari Indonesia banyak yang dapat beasiswa ke sana?

**

Mufti Besar Suriah, Syeikh Ahmad Badruddin Hassoun (ulama Sunni) dalam wawancaranya dengan Del Spiegel :

“Di bulan Maret, terjadi sebuah demo yang legal dan damai di Daraa menentang gubernur wilayah itu yang telah memenjarakan beberapa pelajar. Daraa adalah kota di dekat perbatasan Jordan yang dikenal banyak penyelundupan. Saya pergi ke sana segera dan berhasil menenangkan situasi, dan saya menjanjikan dilakukannya penyelidikan independen. Atas saran saya, Presiden memecat gubernur itu. Tetapi, beberapa imam yang datang dari luar negeri, terutama dari ARAB SAUDI, mengacaukan segalanya dengan pidato-pidato kemarahan mereka. Kanal-kanal televisi yang bermarkas di negara-negara Teluk, Al-Jazeera dan Al-Arabiya, membantu mereka dengan menyebarkan kebohongan bahwa para ulama berpihak kepada demonstran anti-Assad.”

***

Tulisan lama ini bagus juga dibaca-baca, barangkali memang ada yang ketinggalan info.

Deraa, Awal Sandiwara yang Hancurkan Syria

http://resistensia.org/…/deraa-awal-sandiwara…/

https://www.youtube.com/watch?v=fdl58yShQEw

Israel menghancurkan bandara sipil di Damaskus, Suriah dan dunia diam. Padahal ini adalah pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional, bisa disebut juga sebagai state terrorisme (terorisme yang dilakukan negara, bukan oleh milisi/kelompok sipil).

Berkali-kali ada netizen yang nanya: kok Suriah ga bales sih?? Ini simak jawabannya. Richard Medhurst ini adalah jurnalis muda yang sangat aktif membongkar kejahatan AS, Inggris, dan Israel. Dia dari Inggris, (ayahnya orang Inggris, ibunya orang Suriah).

(video lengkap ada di https://www.youtube.com/watch?v=fdl58yShQEw)

Antara Israel dan Para Pembela “Jihadis”

Israel lagi-lagi membombardir Suriah. Jelas ini pelanggaran hukum internasional. Tapi AS dkk diam saja. Tidak ada tuh seruan embargo. Tidak ada tuh tekanan-tekanan kepada negara-negara yang mau berteman dengan Israel.

Beda jauh dengan sikap mereka pada Rusia. Indonesia saja yang berhak penuh sebagai negara berdaulat untuk menerima kedatangan Putin ke Indonesia untuk G20 nanti, juga “diganggu” melulu. Maunya mereka, Indonesia tunduk pada mereka, menolak mengundang Putin. Saya percaya, pemerintah Indonesia tetap independen dan menolak tekanan mereka itu.

Nah, saat baca-baca berita soal Suriah yang selama beberapa tahun terakhir ini dibom melulu oleh Israel, saya menemukan foto ini. Di foto ini terlihat, anak-anak Suriah membawa foto bertuliskan:

“Dirgahayu TNI #70. Om, ke sini donk, bantuin kami. Rusia sudah datang.”

(lebih…)
https://web.facebook.com/DinaY.Sulaeman/videos/414222987006561

Israel dideklarasikan Mei 1948. Hubungan diplomatik Turki-Israel secara resmi dibuka Maret 1949. Sampai hari ini. Jadi tidak perlu heran kalau kedua menteri ini (Israel-Turki) berdialog hangat seperti terlihat di video.

Sebaliknya, Indonesia sejak era presiden Sukarno hingga hari ini selalu konsisten menolak membuka hubungan diplomatik dengan Israel.

Ada banyak pihak di Indonesia yang mengupayakan agar pemerintah Indonesia berubah posisi. Israel sendiri melalui yayasan dan NGO-nya melakukan berbagai upaya untuk menarik simpati kaum muda Indonesia, misalnya, memberikan beasiswa belajar pertanian, atau belajar koperasi, ke Israel. Lalu, membiayai kunjungan seleb-seleb medsos ke Israel, digelarnya forum-forum “toleransi” dll.

(lebih…)

Beda antara “Teori Konspirasi” dan “Konspirasi”

https://web.facebook.com/DinaY.Sulaeman/videos/407861997880195

Jika dilihat dari sejarahnya, istilah teori konspirasi dulu dimunculkan oleh media-media AS (saat heboh terbunuhnya JFK) untuk membungkam pertanyaan kritis mengenai “siapa dalang dari semua ini?”

Hingga kini, seolah mempertanyakan “siapa dalangnya?” dari sebuah fenomena, dianggap “teori konspirasi.” Bahkan, sekedar mempertanyakan peran Bill Gates dalam pandemi, ada saja yang mengejek “ah elo pake teori konspirasi!”

Memang, sering terjadi, orang mencocok-cocokkan berbagai fakta dan membuat “teori.” Kalau yang model ini, ya cocok disebut “teori konspirasi,” karena masih sebatas teori, dan terpeleset pada sikap mencocok-cocokkan. Fakta-fakta parsialnya mungkin benar, tapi digabung-gabung semaunya sehingga membentuk kisah yang halu.

(lebih…)

Diplomat AS Memang Suka Berdusta

Di video ini, dua pakar HI terkemuka dari AS, yaitu Prof Mearsheimer dan Stephen Walt, berdebat dengan mantan Dubes AS untuk Rusia, Michael McFaul, dan politisi Polandia, Radosław Sikorski.

Dalam konteks konflik Rusia vs Ukraina, Polandia ini sangat pro-AS, dan memang Polandia musuh bebuyutan Rusia (perseteruan di Eropa sejak zaman dulu).

Nah, Mearsheimer dan Walt ini adalah pemikir HI dari mazhab realis, intinya begini: Rusia merasa terancam oleh gerakan AS & NATO di perbatasannya; hal yang sama terjadi: AS juga merasa terancam ketika ada negara lawan yang bikin gerakan mencurigakan di “halaman belakangnya” (negara-negara Amerika Latin).

(Soal realisme ini, baca tulisan saya sebelumnya:https://www.facebook.com/DinaY.Sulaeman/videos/289616323275797)

(lebih…)

Karena sepertinya dah banyak yang lupa soal konflik Suriah, dan mengapa konflik ini penting untuk terus diingat, dan para pendukung “jihad” Suriah penting untuk terus diingat, saya share ulang podcast saya yang bahas soal Suriah dg mahasiswa Indonesia di Suriah, Lion Fikyanto.

#menolaklupa bukan mengungkit-ungkit aib lama, tapi, yang perlu dicamkan: KESALAHAN PARA USTAD PRO-JIHAD SURIAH adalah mrk sudah memprovokasi banyak orang utk “jihad” ke Suriah (atau minimalnya, berdonasi yg kemudian terbukti disalurkannya ke wilayah yg dikuasai teroris, di Idlib).

Akibatnya, sebuah negeri yg tadinya aman dan damai, kini rakyatnya menderita akibat terorisme. Mereka yang terprovokasi dan teradikalisasi akibat narasi yg salah soal Suriah, tapi tidak bisa pergi ke Suriah, malah melakukan keonaran/teror di Indonesia.

Selama para ustad (dan lembaga-lembaga pengepul donasi yang menebar hoax soal Suriah) itu belum mengklarifikasi, belum meralat ucapannya soal Suriah, selama itu pula mereka tidak bisa dimaafkan dan dilupakan kesalahan fatal mereka. Karena, darah orang-orang (termasuk ulama) Suriah yang sudah tertumpah, penderitaan anak-anak Suriah yang hidup mengungsi, siapa yang menebus? Demikian juga, darah orang-orang Indonesia yang jadi korban, siapa yang menebus?