Kajian Timur Tengah

Beranda » Keamanan Global

Category Archives: Keamanan Global

“Akan sangat sulit untuk mencapai apa yang telah diraih [Suriah] sebelumnya jika perempuan tidak berpartisipasi aktif dari posisi mereka masing-masing, karena jumlah perempuan adalah setengah dari masyarakat kita. Perempuan adalah mereka yang membesarkan laki-laki dan perempuan; yang mempersiapkan laki-laki dan perempuan untuk berpartisipasi dalam membangun negara. Perempuan memainkan peran penting dalam kemajuan dan pembangunan di berbagai bidang kerja. Dasar yang tepat untuk partisipasi perempuan harus dipersiapkan dengan baik sehingga mereka mampu berperan efektif dalam masyarakat dan pembangunan.”

President Bashar Al Assad (pidato dalam pelantikannya sebagai presiden, tahun 2000).

[sumber foto dan status: Vanessa Beeley].

Tambahan dari saya: Suriah itu negara sekuler, tapi para “ustad” dan media radikal secara masif menyebarluaskan narasi bahwa di sana kebebasan agama dikekang, kaum Sunni dibantai. Akibatnya, ratusan ribu “jihadis” dari berbagai negara berbondong-bondong datang ke Suriah merasa sedang “berjihad”. Kalau tidak bisa ke Suriah? “Main” bom di negara masing-masing.

Info acara: “Kepemimpinan Muda dalam Melawan Covid dan dalam Kehidupan New Normal”

Yang jadi pembicara utama, mba Yenny Wahid.
Lalu, ada 5 panelis yang akan kasih tanggapan/pandangannya.. antara lain, saya 🙂

Baiknya saya ngomong apa yah? Tentang Bill Gates aja, gitu? 😀

Berikut ini nama-nama panelisnya:
1. Okky Madasari, Ph.D (Cand.), Sastrawan dan PhD Cand. NUS
2. Elok Fauqotul Mutia, S.IP, M.Si, Direktur Eksekutif Enter Nusantara
3. Dr. Dina Y Sulaeman, Direktur ICMES/dosen HI Unpad
4. Muhammad Yamin, M.Si, dosen Prodi Hubungan Internasional UNSOED
5. Ali Husein, S.IP, Presiden BEM UNSOED 2015

Moderator: Dr. Agus Haryanto (ketua Prodi HI UNSOED).

Acara gratis, Selasa 30 Juni jam 13-15, di Zoom.
Diselenggarakan oleh Prodi Hubungan Internasional Unsoed.
Silakan daftar di s.id/UNSOEDHI

Reminder, besok ada acara diskusi tentang radikalisme di masa Covid, sekaligus membedah kedua buku ini.
Saya mau giveaway lagi: 2 set buku ini, diberikan untuk 2 orang peserta acara diskusi besok. Khusus alamat Indonesia, kalau tinggal di luar negeri, ya kasih aja alamat Indonesia-nya 🙂

Link info acara: https://web.facebook.com/DinaY.Sulaeman/photos/a.234143183678611/961320237627565/

Teman-teman, ada undangan diskusi via Zoom, tentang hal yang penting (tapi terabaikan akhir-akhir ini), sambil menggalang dana untuk mereka yang terdampak pandemi (termasuk untuk APD tenaga medis).

===

Bincang GEMA : Bahaya Radikalisme Apakah Sudah Berlalu?

Ketika publik disibukkan oleh pandemi Covid-19, banyak yang tidak menyadari bahwa kelompok radikal masih terus melakukan konsolidasi. Bahkan kelompok teroris juga terus merencanakan serangan teror dengan memanfaatkan situasi dimana konsentrasi aparat tersedot oleh penanganan pandemi. Selama bulan Mei dan Juni 2020, aparat telah melakukan beberapa penangkapan beberapa orang yang diduga merencanakan aksi teror.

(lebih…)

Gagal Fokus Covid

Mengapa sih Dr. Judy (video Plandemic) naik daun, videonya viral luar biasa? Jelas karena Covid. Kalau tidak ada Covid, ga bakal viral. Maka, fokus utama orang saat menonton Plandemic seharusnya adalah pernyataan dia soal Covid.

Tapi para “pemeriksa fakta”, bekerja sama dengan Big Tech, langsung melabeli video itu hoaks dengan cara menshare link media di Barat yang menjelek-jelekkan kredibilitas Dr. Judy. Kill the messenger. Padahal, untuk masalah Covid, bukankah di video ada dokter-dokter AS lain yang juga dikutip pendapatnya? Jawab: POKOKNYA hoaks.

Video Dr. Erickson, juga disebut hoaks oleh “pemeriksa fakta” yang rupanya lebih dokter daripada dokter. Padahal, klinik dokter ini sudah mengetes ribuan orang sehingga dia mendapatkan data dengan tangannya sendiri lalu mengambil kesimpulan berbasis data itu. Tapi, POKOKNYA hoaks!

(lebih…)

Tulisan terbaru di ICMES: “Black Lives Matters”, Demikian Pula dengan Nyawa Bangsa Yaman

Perhatian dunia saat ini tersedot oleh aksi demo besar-besaran di AS, memrotes tindakan polisi Minnesota yang membunuh seorang warga kulit hitam, George Floyd. Mereka bergerak antara lain dengan slogan “Black Lives Matters” (Nyawa Orang Kulit Hitam Berharga).

Bukankah demikian pula dengan nyawa orang Yaman? Sayangnya, dunia tidak banyak peduli. Media mainstream sangat minim meliput konflik di Yaman. Kini, setelah virus Corona merebak, tiba-tiba saja PBB yang selama ini terlihat pasif, bersama Arab Saudi, yang selama 5 tahun membombardir Yaman, merasa perlu untuk mengadakan konferensi penggalangan dana “penanggulangan Covid di Yaman”.

(lebih…)

Assalamualaikum, Iran!

Ucapan itu disampaikan oleh Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, baru-baru ini. Lihat videonya.

https://web.facebook.com/DinaY.Sulaeman/videos/3243434065708300/?t=0

Pada 20 Mei, Wall Street Journal memberitakan bahwa kapal tanker Iran yang membawa bensin (gasoline) telah melawati Terusan Suez dan melanjutkan perjalanan ke Venezuela. Diperkirakan besok (24 Mei) akan masuk ke perairan Venezuela. Selain kapal tersebut, ada 4 kapal tanker Iran lagi yang menyusul (mungkin lebih); jarak mereka tak jauh dari kapal pertama.

Iran dan Venezuela merupakan dua negara yang bersatu dalam kubu perlawanan terhadap negara-negara eks-kolonialis/imperialis yang masih ingin terus memaksakan dominasi dan hegemoni mereka di berbagai penjuru bumi.

Keduanya sama-sama diembargo oleh AS. Venezuela kini mengalami kesulitan bahan bakar dan Iran mau mengirimkannya, dengan menempuh segala resiko. AS sudah menempatkan armada tempurnya di perairan yang akan dilewati Iran.

(lebih…)

Al Quds Day 2020 (Jumat Terakhir Ramadan)

Sejak tahun 1980-an setiap hari Jumat di bulan Ramadan, orang-orang yang peduli Palestina di berbagai negara, baik di negara mayoritas Muslim, maupun di negara-negara Barat mengadakan aksi demo pro-Palestina.

Tentu, tujuan demo Al Quds sangat berbeda dengan demo-demo pro-Palestina yang diadakan kelompok tertentu di Indonesia, yang beberapa tahun terakhir amat bermuatan politis dan ambigu. Misalnya, aksi demo anti-Ahok, tapi bawa bendera Palestina (tidak nyambung) atau aksi demo yang dilakukan kelompok-kelompok pendukung “jihad” Suriah (pendukung terorisme FSA, Al Nusra/Al Qaida, Jaish Al Islam, ISIS, dll).

Aksi Al Quds adalah aksi yang genuine, tidak bermuatan politik partisan, dan memang semata-mata mendukung bangsa yang masih terjajah, Palestina.

Tentu saja, para pendukung Israel akan melakukan berbagai propaganda untuk menjelek-jelekkan aksi ini, misalnya, dengan menyebut ini “aksinya Iran” (orang Venezuela, atau Inggris, atau Irlandia, aja ikut demo Al Quds kok!). Atau, diframing, disamakan dengan aksi kaum pro-teroris Suriah. Atau, sering ada yang nyinyir: ngapain ngurusin orang Palestina, mendingan lo bantuin tetangga sendiri!

(lebih…)

International Conference on Holy Quds

Teman-teman, berikut ini info kongres internasional online, dalam 3 bahasa, Inggris, Arab, Farsi.
Acara 2 kali, malam ini jam 20.30 WIB.
Pembicaranya dari berbagai negara.
Saya juga jadi pembicara, besok malam (19 Mei 2020, 20:30 –> karena saya pembicara terakhir, kemungkinan jam 22:30)

Bisa diakses live di IG/FB. Link IG/FB dan daftar narasumber, ada di foto.

Surat Terbuka Ibu Dr. Siti Fadillah Supari (16 Mei)

Mantan Menteri Kesehatan Dr. Siti Fadillah Supari telah mengirimkan surat terbuka, bertanggal Sabtu (16/5/2020). Surat itu ditulis tangan oleh teman sekamar ibu Dr. Siti di Rutan Pondok Bambu karena beliau sudah tidak kuat menulis. Surat tersebut kemudian ditandatangani Siti, dan agar lebih jelas diketik ulang di luar penjara. Berikut ini isinya:

**********

Bangkitlah Indonesia Sekarang Juga, Jangan Tunggu Vaksin

Oleh: Dr. Siti Fadilah Supari, Sp.JP(K)

Pak Jokowi telah menetapkan agar melonggarkan PSBB, dengan maksud agar bangsa ini secara bertahap mampu mengembalikan kegiatan sosial dan membangun perekonomian Indonesia pulih kembali.

Seperti yang kita saksikan, seluruh dunia terpuruk. Meski negara adidaya seperti Amerika pun menderita , bahkan kasusnya terbanyak di dunia dan kematiannya pun sangat banyak. Pergerakan ekonomi dan perdagangan terhenti.

Di Eropa pun demikian juga korbannya juga cukup banyak. Apalagi khusus di negara Italia sangat parah boleh dikatakan terbanyak bila dibandingkan dengan jumlah penduduk .

Saat ini mereka semua mulai menggeliat sadar mereka harus bangun dari ketakutan dan kekawatiran. Mereka harus bangun dari keterpurukan ini utk memulai kehidupannya lagi .
Namun Bill Gates mengatakan bahwa yang mampu menghentikan wabah covid hanyalah vaksin corona . Dimana dia sangat yakin vaksin unggulan nya akan siap 18 bulan kedepan. Bill Gates juga menekankan kalau pun wabah corona ini berhenti , belum tentu kalian bisa kembali seperti dulu lagi (??) Mungkin dia mengacu ketika flu Spanyol 1918 selesai. Terjadi perubahan peradaban yang sama sekali berbeda dari sebelumnya.

(lebih…)