Kajian Timur Tengah

Beranda » Palestina

Category Archives: Palestina

Iklan

Mengapa Irlandia Aktif Membela Palestina?

Dalam video 1 menit 54 detik ini, Anda akan lihat bagaimana orang-orang bule Irlandia, anggota Parleman, membela Palestina dan menyepakati UU yang melarang masuknya produk-produk dari kawasan pendudukan Palestina (kawasan Palestina yang dirampas dan djadikan permukiman illegal oleh orang-orang Israel).

“Lho, orang Irlandia kan bukan Muslim?” Mungkin, orang-orang yang selalu saja memandang konflik Palestina-Israel adalah konflik agama akan bertanya demikian.

Simak penjelasannya di artikel karya dosen HI UI Rostamaji Korniawan berikut ini. Dimuat di Jurnal ICMES (jurnal kajian Timteng). Dan sekali lagi, tenang, meski ini artikel jurnal, tetap enak dibaca n ga bikin mumet. 🙂 Kita perlu membiasakan diri baca-baca tulisan panjang biar pemahaman kita bisa lebih utuh.

http://ic-mes.org/jurnal/index.php/jurnalICMES/article/…/4/6

simak video selengkapnya di https://www.facebook.com/DinaY.Sulaeman/videos/2163982557163667/

Iklan

Sedang mempresentasikan paper berjudul “Intertwine between Technology and Diplomacy: Indonesian e-Diplomacy in Achieving Palestinian Independence” di The 7th International Conference on Business, International Relations, and Diplomacy (ICOBIRD), BINUS University (5-6 Sept 2018)

Salah satu rekomendasi paper ini, pemerintah perlu lebih aktif lagi menggunakan Twitter dalam berdiplomasi untuk membantu Palestina mencapai kemerdekaannya.

Miko Peled Membongkar Tiga Mitos Israel

Hingga hari ini, kejahatan Israel masih terus berlanjut, terutama perampasan tanah dan penghancuran rumah-rumah milik warga Palestina di Tepi Barat dan Jerusalem. Sementara itu wilayah Gaza telah diblokade sejak 2007 hingga sekarang (sehingga kesulitan mendapatkan akses pangan, obat-obatan, air, bahan bakar, dan perekonomian pun lumpuh).

Ketika warga Gaza sejak 22 pekan terakhir bangkit berdemonstrasi untuk menentang penjajahan Israel dan menuntut hak kembali ke rumah-tanah mereka yang dirampas Isral (Great March of Return), tentara Israel membalasnya dengan serangan brutal senjata tajam dan gas air mata, sehingga menewaskan ratusan orang dan melukai ribuan lainnya.

Untuk mereka yang ingin menelaah lebih dalam mengenai Palestina, silahkan membaca terjemahan pidato Miko Peled ini. Miko adalah seorang Yahudi, warga Israel, dan anak seorang jenderal Israel.

(lebih…)

Pentingnya Palestina Bagi Asia Tenggara

Tulisan saya dimuat untuk pertama kalinya di sebuah koran terkemuka di Iran (koran Jame-Jam). Jadi karena senang, saya pamer di sini ya 🙂

Judulnya: Ahamiyyat-e Filistin Bara-ye Junub-e Syarq-e Asiya (Pentingnya Palestina Bagi Asia Tenggara)

Kala Jurnalis Jepang Membela Palestina…

…akankah dia dituduh sebagai “Syiah” dan “membela Palestina demi kepentingan pribadi” atau “pembela teroris”? [ini adalah tuduhan yang biasa dilemparkan oleh para fans Israel asal Indonesia]

Tidak. Yang saya dapati saat dulu berkunjung ke Jepang, mereka itu santun-santun. Rasanya tidak mungkin menuduh sembarangan, apalagi mengatai “gukguk” kepada lawan debatnya [seperti kelakuan ZSM di sini].

Tapi jurnalis Jepang ini tetap mendapat kritikan, yaitu “Mengapa kamu melakukan hal-hal yang melampaui peran sebagai jurnalis?”

Dia menjawab, “Identitas sebenarnya dari seorang jurnalis adalah menjadi seorang manusia.”

Untuk memahami penjajahan yang dialami Palestina, seseorang memang harus jadi manusia sejati. Hanya manusia sejati yang mampu menemukan inti/hakikat.

Manusia sejati bisa berpikir jernih, tidak terdistraksi oleh fakta parsial (yang sering disodorkan fans Israel) :

(lebih…)

Ini Tentang Nurani…

Tanggal 2 Juni yll, di Bandung diselenggarakan acara Pentas Seni dan Diskusi: Solidaritas untuk Palestina. Sejumlah seniman hadir dalam acara ini, Acil Bimbo, pelukis Rahmat Jabaril (sepanjang acara ia melukis bertema Palestina), penyair senior Iman Soleh, dan penyanyi Bandung, Adew Habtsa, serta ada pertunjukan musik dan wayang golek oleh anak-anak muda Bandung.

Saya juga diundang untuk menjelaskan mengenai kaitan antara Palestina dan imperialisme global, mengaitkan antara kesamaan nasib antara bangsa Indonesia dan Palestina (sama-sama melawan imperialisme global).

Ini video cuplikan kompilasinya.

(lebih…)

Israel Membantu White Helmets Demi Apa?

Pagi ini saya baca twitter PM Israel Netanyahu (lihat foto), intinya…”Saya dikontak Presiden AS dan PM Kanada, dan beberapa negara lain, yang meminta bantuan Israel agar menyelamatkan anggota White Helmets. … Kami tidak akan berhenti melakukan aksi di Suriah MELAWAN UPAYA IRAN membangun pangkalan militer di sana.”

Perhatikan frasa ‘melawan Iran’.

Pada bulan Maret 2016, Wikileaks mempublikasikan email Hillary Clinton. Tertulis di dalam email itu, “Hubungan strategis antara Iran dan rezim Bashar Assad membahayakan keamanan Israel… Berakhirnya rezim Assad akan mengakhiri aliansi berbahaya ini… Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak mengatakan bahwa ‘penggulingan Assad akan menjadi serangan besar kepada Iran… ini akan amat melemahkan Hizbullah di Lebanon, Hamas dan Jihad Islam di Gaza.”

AS memiliki kebijakan khusus untuk membuka dokumen-dokumen rahasia kepada publik setelah melewati jangka waktu. Dalam dokumen rahasia CIA tahun 1983 yang sudah bisa diakses publik, terlihat bahwa AS berencana menyerang Suriah. Dalam dokumen ini disebutkan bahwa Suriah adalah penghalang bagi kepentingan AS di Lebanon dan Teluk karena rezim Assad menutup jalur pipa minyak Irak. CIA merekomendasikan agar Pemerintah AS meningkatkan tekanan kepada Assad dengan merancang diam-diam serangan militer di perbatasan Irak, Israel, dan Turki.

(lebih…)

Anak-Anak Palestina

Awal musim panas di Beit Sira, sebuah desa sekitar 15 kilometer dari Ramallah, Tepi Barat. Mahmoud Rafat Badran (15) siang itu baru saja bersenang-senang di kolam renang bersama beberapa sepupunya. Mereka pulang ke rumah dengan menggunakan mobil. Tiba-tiba saja, di Rute 443, seorang tentara Israel (IDF) menghujani mobil mereka dengan peluru. Mahmoud tewas dan beberapa saudaranya terluka parah. IDF kemudian merilis statemen bahwa terjadi salah tembak dan akan menyelidiki kasus ini.

Mahmoud hanya satu dari sekitar 2 juta anak-anak Palestina di Tepi Barat yang setiap hari mengalami berbagai ancaman. Menurut The Palestinian Medical Relief Society (PMRS), anak-anak di Tepi Barat sangat dibatasi mobilitasnya. Anak-anak itu harus melewati posko pemeriksaan militer yang sangat mengancam keselamatan mereka di banyak tempat saat bepergian antardesa dan antarkota.

(lebih…)

Ini Bukan Pallywood

Dalam postingan saya sebelumnya (share foto Razan an-Najjar, seorang relawan medis yang tewas ditembak Israel awal Juni lalu) ada komentator (ZSM, tentu saja) yang menyebut bahwa kisah Razan adalah Pallywood.

Apa itu Pallywood? Menurut para pendukung Israel, aksi-aksi demonstrasi/protes orang Palestina yang direkam video, lalu ada orang-orang yang tertangkap kamera sedang dipukul, atau ditembak tentara Israel; itu semua adalah akting orang Palestina. Tujuannya, demi menarik simpati dunia internasional. Mereka berikan julukan Pallywood (plesetan dari Hollywood).

Pengajaran Kebencian di Sekolah Israel

Muslim, NonMuslim, dan Gerakan Antiradikalisme

Pembela Israel yang satu itu (dia nonMuslim), menuduh ibu Menlu Retno sebagai pendukung teroris. Alasannya, Kemenlu mengecam keras serangan oleh tentara Israel kepada warga Palestina yang sedang berdemo di perbatasan Gaza dan Israel.

Kata dia, di antara para demonstran itu ada Hamas, dan Hamas adalah teroris. Artinya pemerintah Indonesia dukung teroris.

Kalaupun bisa kita buktikan bahwa demo itu adalah demo tanpa senjata yang rutin sudah dilakukan bangsa Palestina (demo ‘right of return’, yaitu menuntut hak kembali ke tanah dan rumah mereka yang dirampas Israel) sejak lama bahkan sebelum Hamas didirikan, dia akan cari alasan lain.

Kalau dikatakan bahwa perjuangan kemerdekaan tidak sama dengan terorisme, dia akan sodorkan fakta-fakta parsial. Kalau mentok, dia akan salahkan Nabi Musa.

Pokoknya yang penting Palestina itu salah, Israel harus dibela.

NonMuslim yang satu lagi mengklaim bahwa bendera bintang Daud yang dikibarkan di Papua adalah “lambang tauhid umat Kristen”.

Ketika ada umat Kristiani yang lulusan Seminari (pak Felix) membantahnya dan mengatakan bahwa bintang Daud tidak terkait dengan iman Kristiani, dia ngeles: saya tak pernah sebut ‘iman Kristiani’. DIa mengklaim diri sebagai umat Kristiani taat sambil mencaci saudara seimannya.

Lha kan dia jelas menulis ‘lambang tauhid umat Kristen’. Tauhid itu kan terkait iman?

Mumet?


Lihat Lebih Sedikit

simak video di link https://www.facebook.com/DinaY.Sulaeman/videos/438347819924812/