Kajian Timur Tengah

Beranda » Perempuan Berpolitik

Category Archives: Perempuan Berpolitik

Ancaman dari Facebook

Beberapa hari yll, postingan saya bulan Januari, berupa foto Jend. QS dan info webinar tentang beliau, dihapus FB disertai ancaman pemblokiran page.

Hari ini muncul ancaman lagi, dengan menyebut kesalahan yang sama disertai tuduhan “Anda telah melanggar standar komunitas kami terus-menerus”.

Terus-menerus? Lha saya baru sekali itu posting foto Jend QS.

(lebih…)

Kemarin ada komentator yang request pembahasan soal diplomat Jerman yang datang ke kantor FPI. Di tulisan ini saya bahas. Btw, jangan ‘kuatir’ baca nama situsnya ya.. Ini bukan situs HTI (khilafah) tapi situs yang justru mengkonter narasi-narasi mereka. https://sangkhalifah.co/adakah-tangan-asing-di-balik…/

Kemarin ada komentator yang request pembahasan soal diplomat Jerman yang datang ke kantor FPI. Di tulisan ini saya bahas.

Btw, jangan ‘kuatir’ baca nama situsnya ya.. Ini bukan situs HTI (khilafah) tapi situs yang justru mengkonter narasi-narasi mereka.

https://sangkhalifah.co/adakah-tangan-asing-di-balik…/

Diskusi Dina Y. Sulaeman dengan Gus Najih, Habib Nuruzzaman, dan Eko Kuntadhi

https://www.youtube.com/watch?v=GJw3opEYdv0

Diskusi Dina Y. Sulaeman dan Rudi S. Kamri

https://www.youtube.com/watch?v=34Dry5IYSwI

Perang di Suriah adalah perang antara pemerintah Suriah (yang dipilih melalui pemilu) melawan milisi-milisi bersenjata yang mengklaim diri “berjihad”. Milisi-milisi itu terdiri dari ratusan kelompok dan nama, dan sebagiannya sudah ditetapkan PBB sebagai teroris. Misalnya, ISIS dan Jabhah Al Nusra sudah ditetapkan sebagai teroris. Ada faksi lainnya, bernama Free Syrian Army (FSA), tidak dimasukkan dalam list teroris, tetapi aksi-aksi mereka di lapangan tidak ada bedanya dengan ISIS dan Al Nusra.

Bila kita melihat perjalanan konflik Suriah sejak awal, kita akan mendapati bahwa sebagian “ulama” berperan sangat besar dalam memobilisasi massa agar mau angkat senjata melawan pemerintah. Bila kita memperhatikan kalimat-kalimat ceramah mereka, sangat dipenuhi dengan ujaran kebencian (hate speech) terhadap pemerintah Suriah.

Apa pelajaran untuk Indonesia? Silakan simak selengkapnya di sangkhalifah.co

https://sangkhalifah.co/peran-ulama-dalam-perang-suriah…/

Studi Hubungan Internasional itu mempelajari hampir semua hal: hubungan luar negeri, diplomasi, ekonomi, politik, keamanan, terorisme, radikalisme, budaya, lingkungan, identitas (termasuk agama), kesehatan, dan banyak lagi… bahkan bisa masuk ke isu pertanian.

Saat proses penelitian untuk disertasi, saya sampai nginap bareng-bareng ibu-ibu petani aktivis, nanya-nanya (wawancara ke mereka), pernah juga jauh-jauh naik ke pegunungan Kendeng ketemu dengan petani-petani di sana. Apa hubungan “pertanian” dengan “internasional”? Ya banyak. Terkadang bahkan nasib petani Indonesia itu ditentukan oleh pialang saham di New York atau sidang WTO di kota-kota elit dunia.

(lebih…)

Yang berminat, silakan gabung, daftar ke bit.ly/KajianTematikTimteng

Penyelenggaranya Hima HI Unpad

Jumat 13 Nov, mulai 13.45 WIB, di Zoom.

Menyusul ditandatanganinya perjanjian normalisasi hubungan diplomatik antara Uni Arab Emirates (UAE) dan Bahrain dengan Israel, muncul suara-suara yang mempertanyakan, apakah Indonesia akan menyusul? Logika yang disampaikan oleh sebagian pengamat adalah, “Bila negara-negara Arab saja mau berdamai dengan Israel, mengapa Indonesia tidak?”

Serial Diskusi Wahid Foundation Indonesia-Palestina Pasca Normalisasi Israel-UEA-Bahrain

Sambutan: Yenny Zannuba Wahid (Direktur Wahid Foundation)
Narasumber :
1. Connie Rahakundini Bakrie (Pengamat bidang militer dan pertahanan)
2.Dina Y. Sulaeman (Pengamat Hubungan Internasional – Timur Tengah)
3.M. Imdadun Rahmat (Wakil Sekretaris Jendral PBNU)
4.Wahid Ridwan (Sekretaris Lembaga Hubungan dan Kerjasama Internasional Pimpinan Pusat Muhammadiyah) Moderator : Mujtaba Hamdi (Direktur Eksekutif Wahid Foundation)
Sabtu, 26 September 2020 Pukul 13.00-15.00 WIB via ZOOM
Link pendaftaran: bit.ly/IPD2020WF LIVE di FB WAHID FOUNDATION