Kajian Timur Tengah

Beranda » Politik Luar Negeri

Category Archives: Politik Luar Negeri

“Akan sangat sulit untuk mencapai apa yang telah diraih [Suriah] sebelumnya jika perempuan tidak berpartisipasi aktif dari posisi mereka masing-masing, karena jumlah perempuan adalah setengah dari masyarakat kita. Perempuan adalah mereka yang membesarkan laki-laki dan perempuan; yang mempersiapkan laki-laki dan perempuan untuk berpartisipasi dalam membangun negara. Perempuan memainkan peran penting dalam kemajuan dan pembangunan di berbagai bidang kerja. Dasar yang tepat untuk partisipasi perempuan harus dipersiapkan dengan baik sehingga mereka mampu berperan efektif dalam masyarakat dan pembangunan.”

President Bashar Al Assad (pidato dalam pelantikannya sebagai presiden, tahun 2000).

[sumber foto dan status: Vanessa Beeley].

Tambahan dari saya: Suriah itu negara sekuler, tapi para “ustad” dan media radikal secara masif menyebarluaskan narasi bahwa di sana kebebasan agama dikekang, kaum Sunni dibantai. Akibatnya, ratusan ribu “jihadis” dari berbagai negara berbondong-bondong datang ke Suriah merasa sedang “berjihad”. Kalau tidak bisa ke Suriah? “Main” bom di negara masing-masing.

Gagal Fokus Covid

Mengapa sih Dr. Judy (video Plandemic) naik daun, videonya viral luar biasa? Jelas karena Covid. Kalau tidak ada Covid, ga bakal viral. Maka, fokus utama orang saat menonton Plandemic seharusnya adalah pernyataan dia soal Covid.

Tapi para “pemeriksa fakta”, bekerja sama dengan Big Tech, langsung melabeli video itu hoaks dengan cara menshare link media di Barat yang menjelek-jelekkan kredibilitas Dr. Judy. Kill the messenger. Padahal, untuk masalah Covid, bukankah di video ada dokter-dokter AS lain yang juga dikutip pendapatnya? Jawab: POKOKNYA hoaks.

Video Dr. Erickson, juga disebut hoaks oleh “pemeriksa fakta” yang rupanya lebih dokter daripada dokter. Padahal, klinik dokter ini sudah mengetes ribuan orang sehingga dia mendapatkan data dengan tangannya sendiri lalu mengambil kesimpulan berbasis data itu. Tapi, POKOKNYA hoaks!

(lebih…)

Teman-teman, ini ada artikel analisis bagus, ditulis oleh dosen HI Unsulbar, Mu’min Elmin.

Kutipan:
Dunia pun bertanya-tanya, ke mana Raksasa Sea Power itu? Bagaimana Iran bisa senekad itu?

Dunia telah berubah, termasuk aspek-aspek geopolitik juga berubah. Jika di era Perang Dingin polarisasi kekuasaan itu bersifat bipolar, maka hari ini kondisinya sangat multipolar. Bahkan kekuatan negara (national power) tidak lagi senada dengan ajaran Realisme Klasik yang hanya mengacu pada aspek-aspek materil (militeristik). Konstelasi geopolitik hari ini menunjukkan bahwa soft power memiliki peran besar dalam menyusun komposisi kekuatan suatu negara.

(lebih…)

Mengenang Morales dan Salar de Uyuni

Baru saja saya melihat video Salar de Uyuni, https://web.facebook.com/DinaY.Sulaeman/videos/583143408994456/?t=0 indah sekali. Saya jadi teringat pada tulisan saya bulan November 2019, tak lama setelah Morales dikudeta oleh kelompok “ultra kanan”.

Ada kesamaan antara kudeta di Bolivia dan “proyek penggulingan rezim” di Suriah. Pertama, aksi bersenjata penggulingan Assad dimulai beberapa saat setelah Iran-Suriah sepakat (Juli 2011) membangun jalur pipa gas Iran-Irak-Suriah-Eropa (tentu saja direstui Rusia; dan China hampir pasti ikut dapat proyek). Morales juga dikudeta setelah menolak perusahaan Barat (tapi menerima Rusia-China) untuk penambangan lithium.

Dalam tulisan seorang doktor ilmu politik dari Kanada, CJ Atkins [1] disebutkan bahwa Lithium adalah bahan utama untuk baterai yang memicu revolusi mobil dan smartphone dunia. Analis pasar berspekulasi bahwa pada pertengahan 2020-an, lithium akan jadi barang mahal karena tingginya permintaan “emas abad ke-21” ini.

Diperkirakan, 25 -45% cadangan lithium yang ada bumi ini berada di padang garam “Salar de Uyuni” yang terletak di Andes, Bolivia.

(lebih…)

Assalamualaikum, Iran!

Ucapan itu disampaikan oleh Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, baru-baru ini. Lihat videonya.

https://web.facebook.com/DinaY.Sulaeman/videos/3243434065708300/?t=0

Pada 20 Mei, Wall Street Journal memberitakan bahwa kapal tanker Iran yang membawa bensin (gasoline) telah melawati Terusan Suez dan melanjutkan perjalanan ke Venezuela. Diperkirakan besok (24 Mei) akan masuk ke perairan Venezuela. Selain kapal tersebut, ada 4 kapal tanker Iran lagi yang menyusul (mungkin lebih); jarak mereka tak jauh dari kapal pertama.

Iran dan Venezuela merupakan dua negara yang bersatu dalam kubu perlawanan terhadap negara-negara eks-kolonialis/imperialis yang masih ingin terus memaksakan dominasi dan hegemoni mereka di berbagai penjuru bumi.

Keduanya sama-sama diembargo oleh AS. Venezuela kini mengalami kesulitan bahan bakar dan Iran mau mengirimkannya, dengan menempuh segala resiko. AS sudah menempatkan armada tempurnya di perairan yang akan dilewati Iran.

(lebih…)

Surat Terbuka Ibu Dr. Siti Fadillah Supari (16 Mei)

Mantan Menteri Kesehatan Dr. Siti Fadillah Supari telah mengirimkan surat terbuka, bertanggal Sabtu (16/5/2020). Surat itu ditulis tangan oleh teman sekamar ibu Dr. Siti di Rutan Pondok Bambu karena beliau sudah tidak kuat menulis. Surat tersebut kemudian ditandatangani Siti, dan agar lebih jelas diketik ulang di luar penjara. Berikut ini isinya:

**********

Bangkitlah Indonesia Sekarang Juga, Jangan Tunggu Vaksin

Oleh: Dr. Siti Fadilah Supari, Sp.JP(K)

Pak Jokowi telah menetapkan agar melonggarkan PSBB, dengan maksud agar bangsa ini secara bertahap mampu mengembalikan kegiatan sosial dan membangun perekonomian Indonesia pulih kembali.

Seperti yang kita saksikan, seluruh dunia terpuruk. Meski negara adidaya seperti Amerika pun menderita , bahkan kasusnya terbanyak di dunia dan kematiannya pun sangat banyak. Pergerakan ekonomi dan perdagangan terhenti.

Di Eropa pun demikian juga korbannya juga cukup banyak. Apalagi khusus di negara Italia sangat parah boleh dikatakan terbanyak bila dibandingkan dengan jumlah penduduk .

Saat ini mereka semua mulai menggeliat sadar mereka harus bangun dari ketakutan dan kekawatiran. Mereka harus bangun dari keterpurukan ini utk memulai kehidupannya lagi .
Namun Bill Gates mengatakan bahwa yang mampu menghentikan wabah covid hanyalah vaksin corona . Dimana dia sangat yakin vaksin unggulan nya akan siap 18 bulan kedepan. Bill Gates juga menekankan kalau pun wabah corona ini berhenti , belum tentu kalian bisa kembali seperti dulu lagi (??) Mungkin dia mengacu ketika flu Spanyol 1918 selesai. Terjadi perubahan peradaban yang sama sekali berbeda dari sebelumnya.

(lebih…)

Teman-teman, ada webinar lagi nih, hari Selasa 19 Mei 10-11.30 WIB.

Kali ini akan membahas buku yang baru terbit, judulnya “Qassem Soleimani, Jalan Cinta Sang Penumpas ISIS”.

Saya ikut kasih endorsment di buku itu, saya tulis begini:

“Buku yang luar biasa. Dengan narasi bercerita yang seru, buku ini membantu kita memahami detil-detil sejarah di balik terbentuknya ISIS dan peta konflik di Timur Tengah, bagaimana peran Qassem Soleimani dalam melawan ISIS, dan apa itu filosofi perjuangan sejati. Saya sangat menikmati buku ini.”

**
Narasumber:
-Para penulis buku (Alfian Hamzah, Irman Abdurrahman, Musa Al Kadzim)
-Zuhairi Misrawi
-Dina Y. Sulaeman

Moderator: Hertasning Ichlas

Special performance: Sujiwo Tejo

Diskusinya via ZOOM, pendaftaran, cek di eflyer (foto).

“Saatnya Dunia Berubah”

Ini sebenarnya judul buku ibu Dr. Siti Fadillah (beliau dokter dan Doktor). Saya pinjam untuk cerita sedikit soal perubahan dunia yang saya saksikan terkait Covid.

Video Plandemic, saking viralnya di seluruh dunia, sampai-sampai Big Tech mengerahkan seluruh daya upaya –dan dana besar tentunya– untuk menahan peredaran video ini. Sungguh kontraproduktif. Semakin kalian berupaya membungkam, semakin yakin orang bahwa video itu benar. Semakin militan mereka menyebar video itu melalui berbagai platform.

Padahal lebih baik dibiarkan saja dan didiskusikan, tapi bukan dengan cara membunuh karakter si narasumber. Membunuh karakter narasumber sama persis seperti kelakuan kaum Wahabi yang suka ngatain Syiah-Syiah-Syiah pada para penulis yang membongkar hoaks Suriah. Dan sebagian Wahabi memang ahli ber-taqiyah (pura-pura moderat dan pura-pura antihoaks). 😀

Lalu, Bill Gates yang demen banget berkoar-koar soal “lockdown 18 bulan sampai semua orang divaksin” juga mendapatkan perlawanan dari netizen. Medsos BG diserbu netizen dari berbagai negara, mereka marah dan mengata-ngatai. Dihapus-hapusin dong, tapi netizen tetap gigih copas ulang komennya.

(lebih…)

Webinar

Sekilas info dulu yaa… Untuk pengumuman give away (kuis buku) kemarin, mudah-mudahan bisa nanti siang. Masih bingung ini, saking banyaknya komentar yang masuk 🙂

Insya Allah tanggal 15 Mei mendatang ada webinar seru nih. Tema “Pandemi Covid-19 dan Perubahan Konfigurasi Politik Global”.

Penyelenggara: Laboratorium Hubungan Internasional Univ. Sulawesi Barat.

Narasumber:

1.Prof. Dr. Zarina Othman (University Kebangsaan Malaysia)

2. Dr. Dina Y. Sulaeman (Direktur ICMES/Dosen HI Unpad)

3. Muhammad Nasir Badu, P.Hd (Dosen HI UNHAS/Kepala Urusan Kerjasama UNSULBAR)

4. Dr. Sya’roni Rofii (Ketua Rumah Perdamaian UI/Dosen SKSG-UI)

Yang akan kasih sambutan, langsung Pak Rektor (Dr. Akhsan Djalaluddin); Pak Dekan FISIP (Dr. Burhanuddin), Pak Kaprodi HI (Endriady, M.A.). Moderator: Mu’min M.Si (Koordinator Lab HI Unsulbar).

Yuk gabung. Pengetahuan mengenai politik global itu perlu dimiliki semua orang, bukan cuma mereka yang aktif di kampus 🙂

Webinar ini akan dilaksanakan pada:
Hari/tanggal : Jumat/ 15 Mei 2020
Waktu. : 15.00-17.00 wita
Aplikasi : Zoom Meeting
Live. : Youtube dan Facebook

Cara daftar, simak langsung di e-flyer (foto) ini.

Video yang “Menyesatkan”

Seperti diduga, akhirnya video Plan***** dihapus FB. Semua yang menshare video itu dapat “surat cinta”. Di surat itu, disebutkan bahwa FB telah bekerja sama dengan Mafindo untuk melakukan “fact check” dan menyatakan isinya menyesatkan.

[Update: ternyata video masih bisa diputar, hanya ditutup, dan ada tulisan kecil di paling bawah “lihat video”]

Di surat itu ada ancaman, kalo sekali-kali lagi ngeshare info “menyesatkan” akun akan dihapus. Apa sih yang disebut “menyesatkan”? Kalau kata CEO Youtube, “Apapun yang tidak sejalan dengan kata WHO, akan dihapus.” (video Plan***** awalnya ada di Youtube dan dihapus).

Baiklah FB. As you wish. Saya toh cuma numpang nulis gratis di FB, suka-suka yang punyalah. Meski, saya bertanya-tanya juga nih… info-info hoaks soal Suriah kok tidak didebunk sama FB dan Mafindo ya? Padahal dampak hoaks Suriah dahsyat juga lho: intoleransi semakin merajalela di Indonesia, ada banyak orang yang gabung sama ISIS, ada “main bom” di Suriah, ada yang “main bom” di Indonesia.

(lebih…)