Kajian Timur Tengah

Beranda » Studi Hubungan Internasional

Category Archives: Studi Hubungan Internasional

Menyikapi Dunia yang Bergeser ke Multipolar

https://web.facebook.com/DinaY.Sulaeman/videos/1174818666796222

Wilayah Ukraina timur (yang mayoritas warganya etnis Rusia), yang sejak 2014 dibombardir oleh rezim Ukraina (etnis Ukraina), akhirnya menjadi bagian dari Rusia. Melalui referendum, mayoritas warga di 4 wilayah, Donetsk, Lugansk, Zaphorozhia, dan Kherson menyatakan memilih bergabung dengan Rusia.

Dalam seremoni peresmian bergabungnya 4 kawasan ini, Presiden Putin menyampaikan pidato yang menurut saya penting disimak secara lengkap oleh para penstudi HI dan pengamat/peminat kajian internasional. Bagi yang familiar dengan konsep multipolar, unipolar, hegemoni, dominasi, di dalam pidato ini ada pelajaran paling up to date tentang geopolitik dunia.

Saya hanya sanggup menerjemahkan sekitar 3 menitan. Sisanya bisa simak sendiri di sini: https://www.youtube.com/watch?v=ZP69jld8XAE

(lebih…)

Jumping Conclusion

https://web.facebook.com/DinaY.Sulaeman/videos/665771811553804

Info yang disebarluaskan: Mahsa Amini meninggal karena disiksa/dibunuh polisi.

Kesimpulan yang disebarluaskan: di Iran perempuan direpresi, artinya, Iran itu “kadrun”, dan karena itu, sistem pemerintahan Islam harus dibubarkan.

Ini adalah “jumping conclusion” atau pengambilan kesimpulan yang meloncati tahap-tahap verifikasi yang seharusnya dilakukan sebelum mengambil kesimpulan.

Ini persis narasi kelompok radikal:

Ferdy Sambo membunuh Brigadir J. Kata radikalis, “Tuh lihat! Polisilah pelaku teror yang sesungguhnya! Radikal-radikul itu narasi rezim belaka! Bubarkan rezim Jokowi!”

(lebih…)

Ini kejadian di Inggris lho yaa… yang dikritik juga lembaga pengawas obat-obatan Inggris (MHRA).

https://web.facebook.com/DinaY.Sulaeman/videos/499678615011912

Orang Indonesia tidak perlu baper. Para f*ckceker lokal juga ga usah kezel lalu kasih rekomendasi blokir. Kalian juga biasa kutip-kutip orang bule sebagai dalil saat menstempeli hoax info soal cvd kan? Lha ini kan orang bule sedang mempertanyakan lembaga BPOM dan dokter-dokter mereka sendiri?

[Teks terjemahan berasal dari auto-translation di Youtube. https://www.youtube.com/watch?v=dIVZ5ssWB-o ]

Untuk yang biasa mikir dalam perspektif geopolitik, dua video ini bagus untuk disimak, auto translation bisa diubah di setting, munculkan terjemahan bahasa Indonesia.

Btw, para nyinyiren-sok-feminis kan seolah pinter-pinter, modern, suka menghina-hina budaya Islam dengan menyebutnya “budaya Arab,” dan pro-Barat/Israel nih.. pastinya kalian pintar bahasa Inggris dong, jadi bisa menyimak kedua video ini.

Nah, masa bule-bule nonMuslim ini kalian katain buzzer Iran, atau “kadrun” juga?

Analisis Brian Berletic tentang demo antihijab dan antirezim di Iran https://www.youtube.com/watch?v=nKsTg9C9c-o&t=159s

Analisis Richard Medhurst tentang demo antihijab dan antirezim di Iran https://www.youtube.com/watch?v=YLQPZ5GNsUw&t=3s

Jilbab

Gara-gara urusan hijab di Iran, netizen di Indonesia banyak yang ikut nyinyir. Orang yang memberi informasi pembanding (termasuk saya), disebut “buzzer Iran”. Lha kalian yang nyinyir, buzzer apa? Buzzer Islam Liberal buatan Barat? Atau buzzer Amerika? Bukankah AS sangat berkepentingan dengan tergulingnya rezim di Iran?

Atau buzzer Israel? FYI: Israel dengan tidak tahu malu menyatakan mendukung “penegakan HAM di Iran”, padahal kaum perempuan Palestina setiap hari dilanggar HAM-nya, anak-anak, ayah, dan saudaranya dibunuhi oleh serdadu Zionis. Kalian pernah menyinyiri Israel? Atau malah warga Palestina yang kalian nyinyiri, kalian sebut sebagai Arab atau “kadrun”?

(lebih…)

Di FB sy memang belum sempat nulis soal kasus ini, tapi di Twitter sudah beberapa kali mencuit.

Saya akan diskusikan di podcast live sore ini, Seroja TV.

Ngobrol soal AS di Rusia, Ukraina, Timteng, di podcast “Unpacking Indonesia” (host: Pak Zulfan Lindan)

https://www.youtube.com/channel/UCeicx7dwUaUsjxjYCGwBP-w

Saya diskusi dengan mas Bayu Oktara di Podcast Kafe Toleransi

Kejahatan Imperialisme Inggris

Inggris telah menjajah sangat banyak negara di dunia, bahkan mensponsori berdirinya “negara” Zionis Israel di atas tanah Palestina. Orang-orang kulit putih Eropa yang mengklaim diri “pewaris tanah Palestina” hingga kini mengkolonisasi (kalau pakai istilah dokumen PBB “occupying”, menduduki) Palestina.

Pemerintah Inggris pun hingga hari ini merupakan pendukung utama Israel (bersama AS).

Di video ini, orang Inggris sendiri, jurnalis dan penulis buku terkenal, George Monbiot, membongkar kejahatan Inggris dan menyebutkan bahwa akarnya adalah di “rasisme” (merasa diri lebih unggul di atas kaum kulit berwarna) dan rasisme itu MASIH ADA hingga hari ini di tengah mereka [ini Monbiot sendiri yang bilang, bukan kalimat dari saya].

(lebih…)

Bunker-Buster Israel

https://web.facebook.com/DinaY.Sulaeman/videos/461170179350479

Beberapa komentator pembela Israel di status saya sebelumnya mempertanyakan, bahkan MENUDUH saya tidak jujur, “Mosok dibom gitu aja gedung bisa runtuh.. kok kayak disengaja??”

Sesungguhnya saya sangat marah membaca komentar orang-orang sejahat itu, hati nurani mereka memang sudah rusak parah. Tapi, saya pikir, ini kesempatan juga untuk terus memberitakan kejahatan Israel secara lebih detil.

Lihat video ini, direkam live oleh Aljazeera, TAHUN 2021 (bukan tahun ini), gedung kantor mereka hancur dibom Israel.

Kok bisa sehancur itu? Orang cerdas bernurani akan menelaah. Sebaliknya, para ZSM jahat berkata, “Itu gedung kayaknya dihancurkan sendiri oleh orang Palestina, gak mungkinlah bom Israel bisa bikin rata begitu?”

(lebih…)