Kajian Timur Tengah

Beranda » Articles posted by dinasulaeman

Author Archives: dinasulaeman

Iklan

Global Research

Tulisan saya tentang Irak dimuat di Global Research.

Untuk versi bahasa Indonesia, tunggu beberapa hari ini ya, insya Allah akan saya upload di web ICMES.

https://www.globalresearch.ca/washingtons-divide-an…/5653854

Iklan

Senjata Rusia di Tangan ISIS?

Tulisan saya beberapa waktu lalu, menerjemahkan sebagian isi artikel Jerusalem Post tentang pengakuan militer Israel bahwa mereka selama ini menyuplai senjata, uang, bahkan juga makanan, kepada “mujahidin”, ada yang menanggapi bahwa foto yang SAYA pakai di tulisan itu adalah senjata buatan Rusia (garis bawah: *saya pakai*). Nah, ada seleb ZSM demi membela Israel, berpanjang-panjang nulis status soal foto yang saya pakai itu. Padahal foto yang saya pakai tidak bisa dijadikan argumen untuk membantah berita dari Jerusalem Post itu.

Khas SOP [standard operating procedure] ZSM (dan ini juga khas fans “mujahidin” kalau Anda sering debat dengan mereka, pasti hafal), pakai satu kata atau clue yang bisa digoreng, lalu sibukkan audiens dengan point itu, sehingga diskusi bergeser. Yang awalnya soal berita dari Jerusalem Post [bahwa Israel membantu “mujahidin”] jadi kemana-mana.

Jadi, saya akui saja: saya tidak paham senjata. Jika ditunjukkan foto senjata ke saya, saya tidak tahu jenisnya, apalagi produsennya. Tapi tidak paham ‘benda’-nya tidak berarti tidak paham konteks, konstelasi, dan perspektif geopolitiknya.

Nah tanggapan saya:

(lebih…)

Akhirnya, Israel Mengaku Bahwa Mereka Bantu Teroris Suriah

Bahwa AS dan Israel selama ini ada di balik para “pemberontak moderat” Suriah (sebutan media mainstream untuk para milisi teror afiliasi Al Qaida), kami (kubu antiperang) sih sudah lama tahu. Yang memahami geopolitik Timteng, pasti sejak pagi-pagi sudah paham big picture-nya, sehingga saya bahkan sudah menuliskan peran AS-Israel ini sejak 2011.

Kalau yang menolak informasi ini adalah para fans Al Qaida di Indonesia, biasalah. Yang tidak biasa kalau ada orang-orang yang sok toleran dan sok antiterorisme, tapi berkeras menolak analisis bahwa AS dan Israel ada di belakang para teroris ini. Bahkan ada lho, sosok yang digadang-gadang ‘pengamat Timteng yang meliput langsung di lapangan’ dalam debat di medsos seolah meminta kuitansi (untuk membuktikan klaim bahwa suplai dana dan senjata untuk para teroris ini adalah AS, Israel; selain negara-negara Teluk tentunya).

Jadi, informasi ini buat mereka ya: orang-orang sok toleran dan sok moderat tapi selalu pro AS dan Israel itu. Nih, koran dari negara pujaan kalian sendiri yang nulis, masih denial?

(lebih…)

Mengapa Irlandia Aktif Membela Palestina?

Dalam video 1 menit 54 detik ini, Anda akan lihat bagaimana orang-orang bule Irlandia, anggota Parleman, membela Palestina dan menyepakati UU yang melarang masuknya produk-produk dari kawasan pendudukan Palestina (kawasan Palestina yang dirampas dan djadikan permukiman illegal oleh orang-orang Israel).

“Lho, orang Irlandia kan bukan Muslim?” Mungkin, orang-orang yang selalu saja memandang konflik Palestina-Israel adalah konflik agama akan bertanya demikian.

Simak penjelasannya di artikel karya dosen HI UI Rostamaji Korniawan berikut ini. Dimuat di Jurnal ICMES (jurnal kajian Timteng). Dan sekali lagi, tenang, meski ini artikel jurnal, tetap enak dibaca n ga bikin mumet. 🙂 Kita perlu membiasakan diri baca-baca tulisan panjang biar pemahaman kita bisa lebih utuh.

http://ic-mes.org/jurnal/index.php/jurnalICMES/article/…/4/6

simak video selengkapnya di https://www.facebook.com/DinaY.Sulaeman/videos/2163982557163667/

Sedang mempresentasikan paper berjudul “Intertwine between Technology and Diplomacy: Indonesian e-Diplomacy in Achieving Palestinian Independence” di The 7th International Conference on Business, International Relations, and Diplomacy (ICOBIRD), BINUS University (5-6 Sept 2018)

Salah satu rekomendasi paper ini, pemerintah perlu lebih aktif lagi menggunakan Twitter dalam berdiplomasi untuk membantu Palestina mencapai kemerdekaannya.

Trump dan Suriah

Dulu, ketika Trump belum jadi presiden, dia cukup waras dengan mengingatkan publik AS, “Kebanyakan pemberontak Suriah adalah jihadis-radikal-Islamis yang membunuhi orang-orang Kristen; mengapa kita harus membantu mereka?” (foto 1)

Tapi setelah ia menjadi presiden, dia mentweet, menyalahkan Obama, kurang-lebih, “Kalau saja dulu Obama menyerang Suriah secara langsung, Assad sudah mati dan masalah Suriah sudah selesai!” (foto 2)

Beberapa bulan ini, tentara Suriah sudah berhasil merebut kembali hampir semua wilayah yang semula dikuasai oleh “mujahidin” (yang dibantu AS, Inggris, Qatar, Saudi, UAE, dll). Para “mujahidin” warga Suriah yang bersedia menyerah dan bergabung kembali dengan negaranya, diberi amnesti. “Jihadis” asing (atau warga Suriah tapi tak mau bergabung kembali) dikirim ke Idlib.

Jadi, Idlib (provinsi yang berbatasan dengan Turki) adalah tempat berkumpulnya sangat banyak “jihadis” (alias teroris, karena mereka sebenarnya adalah anggota milisi-milisi yang berafiliasi Al Qaida, dan seluruh dunia sudah mengakui bahwa Al Qaida adalah teroris; mereka yang di Idlib sebenarnya adalah Al Qaida tapi dengan berbagai nama baru).

(lebih…)

Kekuatan Olahraga

Asian Games 2018 berakhir dengan kebanggaan besar bagi Indonesia: menjadi satu-satunya negara di Asia Tenggara yang masuk 10 besar, bahkan duduk di rangking ke-4 setelah China, Jepang, dan Korsel; meraih emas 8x lipat lebih banyak daripada AG 2014 (31 emas).

Sisi menarik dari AG, selain hitung-hitungan kemenangan, adalah dampak sosialnya.

Nelson Mandela pernah mengatakan, “Olahraga memiliki kekuatan untuk mengubah dunia … ia memiliki kekuatan untuk menginspirasi. Ia memiliki kekuatan untuk menyatukan orang-orang dengan cara yang tidak dimiliki oleh yang lain. Olahraga berbicara kepada para pemuda dalam bahasa yang mereka pahami. Olahraga dapat menciptakan harapan di saat ketika yang ada hanya keputusasaan. Olahraga lebih kuat daripada pemerintah dalam merobohkan penghalang rasial.”

(lebih…)

Miko Peled Membongkar Tiga Mitos Israel

Hingga hari ini, kejahatan Israel masih terus berlanjut, terutama perampasan tanah dan penghancuran rumah-rumah milik warga Palestina di Tepi Barat dan Jerusalem. Sementara itu wilayah Gaza telah diblokade sejak 2007 hingga sekarang (sehingga kesulitan mendapatkan akses pangan, obat-obatan, air, bahan bakar, dan perekonomian pun lumpuh).

Ketika warga Gaza sejak 22 pekan terakhir bangkit berdemonstrasi untuk menentang penjajahan Israel dan menuntut hak kembali ke rumah-tanah mereka yang dirampas Isral (Great March of Return), tentara Israel membalasnya dengan serangan brutal senjata tajam dan gas air mata, sehingga menewaskan ratusan orang dan melukai ribuan lainnya.

Untuk mereka yang ingin menelaah lebih dalam mengenai Palestina, silahkan membaca terjemahan pidato Miko Peled ini. Miko adalah seorang Yahudi, warga Israel, dan anak seorang jenderal Israel.

(lebih…)

Tentang Nuklir Iran dan Israel …

AS dan Israel berupaya menekan negara-negara dunia agar mengembargo Iran, dengan alasan Iran memiliki senjata nuklir. Dalam video ini, terlihat betapa PM Malaysia, Mahathir Mohammad dengan lugas menolak tekanan AS terhadap Malaysia dan mengemukakan alasan logis, mengapa program nuklir Iran sama sekali tidak berbahaya.

Di video ini, Mahathir menyatakan bahwa Iran cuma punya dua hulu ledak nuklir, sementara negara-negara lain punya hulu ledak nuklir jauh lebih banyak (jadi, siapa yang lebih bahaya?).

Meskipun saya lebih percaya bahwa Iran TIDAK PUNYA senjata nuklir satu pun (karena IAEA pun tak pernah bisa membuktikannya dan menyatakan bahwa Iran selalu mematuhi aturan IAEA), namun pernyataan Mahathir [bahwa Malaysia tidak akan mematuhi AS agar mengembargo Iran] sungguh logis dan seharusnya diikuti pemimpin negara-negara lainnya.

Di video ini, juga ada wawancara Mehdi Hasan dengan Danny Ayalon, mantan Wakil Menlu Israel, yang ngeles setengah mati saat ditanya tentang berapa senjata nuklir Israel. Mehdi sangat ahli bersilat lidah, sehingga Danny akhirnya terpojok dan berkata “so what” [iya, Israel punya sekian ratus hulu ledak nuklir, so what? lo mau apa?].

Isu nuklir Iran sebenarnya menunjukkan hipokritas negara-negara adidaya + Israel dalam hubungan internasional.

Silahkan simak pembahasan mendalam mengenai nuklir Iran dalam artikel “Perjanjian Nuklir Iran dan Kepentingan AS-Israel di Timur Tengah” karya
Kiki Mikail (dosen Politik Islam di UIN Raden Fatah Palembang).

(lebih…)

Assad Must Go Curse (Kutukan “Assad Harus Pergi”)

Para elit dunia yang ada di foto ini, semuanya pernah mengucapkan kalimat “Assad harus pergi”. Tapi mereka duluan yang pergi, baik dalam arti lengser maupun pergi ke akhirat. Korban terbaru adalah John McCain, senator AS, makelar perang Suriah; dia tewas akibat kanker otak.

Dari Indonesia pun ada. Misalnya Bapak kita yang suka curhat itu, dulu pernah menyarankan agar Assad mundur saja (setelah ketemuan dengan “ulama” pro-teroris di Istana Bogor), eh.. malah dia yang lengser duluan.

Lalu, beberapa tokoh partai anu yang pro-teroris Suriah (mereka sebut “mujahidin”) sebagian sudah lengser atau tak jelas karirnya (ada yang dipenjara, ada yang dipecat oleh partainya sendiri, ada pingin nyalon jadi presiden -minimalnya wapres dah- tapi ga laku).

Bagaimana dengan partai politik tapi mengaku “organisasi dakwah” (HTI) yang mengaku berbaiat pada Jabhah al Nusrah? Nyungsep, dibubarin.

Siapa lagi? Ada itu tuh… ustadz dari radio ‘rujaks’ yang jauh-jauh ke Suriah nganterin donasi warga Indonesia (ke tangan “mujahidin” tentu saja), sudah wafat duluan.

(lebih…)